Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KONSULTASI INVESTASISteven Eric Lazuardi
Sekilas tentang Steven The Steven Eric Lazuardi adalah konsultan Hokiplus. Lahir di Jambi, 2 Januari 1975, Steven mendalami ilmu china kuno dari nenek dan orangtuanya.Ia beberapa kali tampil di televisi swasta.

Pemilik Shio Macan, Kuda dan Anjing Paling Hoki di 2018!

Kompas.com, 19 Februari 2018, 18:28 WIB
M Latief

Editor

KOMPAS.com - Tahun 2018 merupakan tahun shio anjing dengan elemen langit tanah dan elemen bumi kayu. Perpaduan antara elemen tanah dan kayu bersinergi dengan baik.

Kayu membutuhkan tanah untuk tumbuh subur. Ini memberikan makna baik yang sempurna untuk keberuntungan pada tahun ini.

Perpaduan kedua elemen itu seyogianya memberikan warna indah dan harapan baik kepada dunia bisnis dan keharmonisan kehidupan manusia. Pelaku bisnis dengan doa yang tulus dan berbuat banyak amal dan perbuatan baik akan memperoleh begitu banyak berkah di tahun anjing tanah ini.

Pun, dengan kita semua, yang kelak bisa mendapatkan jodoh berupa kelahiran anak yang hokinya akan luar biasa.

Komposisi api

Optimisme dalam hitungan ilmu hoki Cina kuno dan Jawa kuno itu dapat terlihat dengan adanya hujan deras yang terjadi hingga jelang Imlek 2018. Namun, tak lupa, bahwa kita semua harus banyak bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah dan berkah yang akan diberikan sepanjang tahun ini.

Pada pasar modal dan index IHSG, misalnya. Berbeda dengan optimisme pelaku pasar modal investasi yang terselip rasa pesimistis, yakni krisis ekonomi akan terulang kembali di tahun anjing tanah.

Para pakar ekonomi khawatir akan kembali munculnya krisis ekonomi yang terjadi per 10 tahun seperti pada 1998 dan tahun 2008.

Dow Jones Amerika sempat dua kali jatuh hingga 4 persen dan kemudian berbalik arah dari Bearish menjadi Bullish. Volatile sempat terjadi dan pergerakan menuju normal positif hingga sepekan sebelum Imlek.

Memang, pergerakan IHSG kisaran 6591 dinilai cukup tinggi. Namun, tak perlu khawatir terlalu berlebihan, sebab investasi asing cukup optimistis masuk ke Indonesia dan potensi itu akan terjadi hingga 20 tahun mendatang.

Indonesia akan menjadi pusat perhatian dunia di sektor investasi. Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, mendongkrak peringkat Long Term Foreign dan Local Currency Issuer Default Rating Indonesia menjadi BBB dari sebelumnya BBB- dengan outlook stabil.

Selain itu, ada beberapa hal menarik memasuki 2018, antara lain kenaikan harga minyak dunia. Naiknya minyak dunia sempat diikuti naiknya harga emas.

Ya, sinergi antara tanah dan kayu dalam segitiga emas fengsui menghasilkan komposisi api. Api dilambangkan dengan semangat tinggi dan super enerjik. Kandungan minyak dalam tanah menghasil api apabila ada kayu.

Outlook positif di 2018 memberikan harapan keuntungan kepada para pengusaha minyak dan gas, juga termasuk pengusaha batubara dengan harapan membaik. Harga naik dan turun sedikit, kemudian naik lagi.

Tahun Politik

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau