Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - Beroperasinya AEON Mall dan akses tol Cilincing - Tanjung Priok ikut mendorong perhatian konsumen ke kawasan Jakarta Garden City. Kawasan itu terus tumbuh dan aksesnya semakin terbuka dari tol dalam kota dan berbagai kawasan Jabodetabek, seperti Pluit, Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan, Ancol, Mangga Dua, dan lainnya.
JGC terletak di Jl Raya Cakung-Cilincing dan dekat pintu keluar tol Cakung Timur. Dengan luas 370 hektar, jumlah rumah tapak yang sudah dibangun di perumahan skala kota (township) JGC sampai saat ini sebanyak 2000 unit, sementara ruang komersialnya baru tersedia 200 unit.
"Kawasan sunrise property itu kan syarat utamanya aksesnya makin terbuka dan kawasan terus membangun sehingga menghasilkan potensi investasi tinggi di masa depan, ini yang sedang terus kami kejar," ujar Sami Miettinen, Direktur Utama PT Mitra Sindo Sukses, Sabtu (17/2/2018), usai menerima penghargaan Property Management Service Excellence Award (PMSEA) 2018 untuk Kategori: Proyek Properti Middle Up Class House.
Sami menambahkan, setelah AEON Mall beroperasi rencananya IKEA juga akan segera dibangun dengan estimasi pembangunan selesai pada 2020. Teraktual, pada 8 Februari 2018 lalu, JGC juga memperkenalkan hunian terbarunya berupa subklaster Matsu Shinano.
"Matsu ini pengembangan lebih lanjut dari klaster Shinano yang sudah ada sebelumnya," kata Sami.
Berdimensi lebar 6 meter, lanjut dia, luas tanah pada unit rumah ini seluas 90 meter persegi dan akan dipasarkan seharga mulai Rp1,7 miliaran. Tahap pertama akan dipasarkan 200 unit dan selanjutnya sekitar 100 unit lagi di tahap berikutnya.
"Ruang pertumbuhan harganya masih sangat lebar, karena di Kelapa Gading, Jakarta Utara, harganya sekarang Rp 35 juta sampai 40 juta per meter persegi," kata Hyronimus.
Dengan jarak yang cukup dekat, harga kompetitif, dan fasilitas terus bertambah, peluang investasi di kawasan sangat tinggi dan Cakung berpotensi menjadi pusat pertumbuhan baru di Jakarta Timur.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.