BTN Incar Transaksi Rp 5 Triliun dari IPEX 2018 - Kompas.com

BTN Incar Transaksi Rp 5 Triliun dari IPEX 2018

Kompas.com - 03/02/2018, 15:52 WIB
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi (ketiga dari kiri) dan Direktur Utama BTN Maryono saat Indonesia Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (3/2/2018).
Arimbi Ramadhiani Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi (ketiga dari kiri) dan Direktur Utama BTN Maryono saat Indonesia Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (3/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar pameran properti Indonesia Property Expo (IPEX) 2017.

Pameran perumahan ini diikuti oleh 152 pengembang dengan 868 proyek yang tersebar di Jabodetabek hingga Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

"Tahun lalu, target kita transaksi Rp 4 triliun dan saat penuntupan bisa mencapai Rp 7 triliun. Tahun ini targetnya Rp 5 triliun dan diharapkan realisasinya bisa sampai Rp 8 triliun," ujar Direktur Utama BTN Maryono saat jumpa pers di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (3/2/2018).

IPEX 2018 merupakan pameran yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Bank BTN pada 9 Februari mendatang.

Dari ratusan proyek perumahan tersebut, sebanyak 60 persen merupakan unit hunian tapak sementara sisanya vertikal dengan harga jual mulai Rp 130 juta hingga Rp 5 miliar.

Selama IPEX 2018, Bank BTN menawarkan berbagai promo antara lain suku bunga subsidi pengembang sebesar 4,68% fixed 1 tahun untuk skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Non-Subsidi.

Bank BTN juga menyediakan fasilitas uang muka ringan mulai dari 5 persen untuk KPR dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Non-Subsidi.

Berbagai promo yang juga bisa dinikmati pengunjung dari pameran tahunan ini yakni bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas biaya appraisal, dan diskon asuransi jiwa.

Masyarakat juga bisa membeli rumah yang ditawarkan dalam ajang ini menggunakan skema KPR Subsidi dengan bunga hanya sebesar 5 persen fixed selama jangka waktu kredit, uang muka mulai 1%, diskon biaya provisi sebesar 50 persen, dan bebas biaya untuk laporan pemeriksaan akhir.


EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X