Hindari 6 Hal Saat Bersihkan Perabotan Rumah Anda - Kompas.com

Hindari 6 Hal Saat Bersihkan Perabotan Rumah Anda

Kompas.com - 27/01/2018, 21:12 WIB
Ilustrasi perabotan rumah.Apartementtherappy.com Ilustrasi perabotan rumah.

KOMPAS.com - Akhir pekan seperti saat ini, memang paling tepat waktunya untuk membersihkan rumah.

Setelah sepekan penuh bekerja dan Anda tidak sempat membenahi rumah, tentu perabotan menjadi berdebu dan kotor.

Namun, percaya atau tidak, sering kali Anda mendapatkan sejumlah tips dari pakar rumah tentang cara terbaik membersihkan perabotan. Sekalipun mereka cukup populer, tak jarang tips yang diberikan justru salah.

Alih-alih ingin menghilangkan noda pada sofa, misalnya, atau goresan pada perabotan, justru tips yang dilakukan malah memperburuk situasi.

Kompas.com mencoba merangkum beberapa tips membersihkan perabot rumah yang salah dari Apartementtherappy.

1. Membersihkan perabot kayu dengan teh

Anda mungkin pernah mendengar bahwa kantong teh yang baru diseduh, sangat bagus untuk memoles perabotan kayu Anda. Tapi kenyataannya, air dan kayu bukanlah campuran yang tepat.

Hal itu disebabkan karena noda yang tersisa pada perabot kayu Anda, akan memberikan pemandangan yang kurang enak dilihat. Selain itu, sisa teh yang dianggap akan mengembalikan warna alami kayu, justru akan mengubah permukaan kayu cukup serius.

2. Menghilangkan noda di karpet dengan menggunakann air atau pembersih

Seringkali ketika Anda makan, ada bumbu makanan yang jatuh di atas karpet. Anda pun mencoba membersihkannya dengan menggunakan air atau cairan pembersih.

Nyatanya, apa yang Anda lakukan justru akan merusak serat karpet. Selain itu, sisa air yang tidak dibersihkan sampai benar-benar kering, berpotensi menyebabkan karpet lembab dan berlumut.

3. Memoles perak dengan pasta gigi

Memang, menggosok perak dengan pasta gigi sesekali tidak akan merusak perak Anda. Tapi lain cerita bila hal itu dilakukan cukup sering.

Pasta gigi memiliki bahan kandungan yang lebih abrasif dibandingkan semir perak standar. Jadi lebih baik hindari penggunaannya.

4. Membersihkan permukaan batu dengan cuka

Cuka memang cukup ampuh untuk membersihkan sebagian besar permukaan perabotan di rumah, tapi tidak untuk permukaan yang terbuat dari batu alami.

Untuk membersihkan permukaan batu, sebaiknya Anda menggunakan air hangat yang dicampur dengan sabun cuci.

5. Menghilangkan debu pada furnitur dengan kertas pengering

Sebenarnya tidak salah, karena penggunaan kertas pengering, berfungsi untuk melengkapi proses pengeringan yang telah dilakukan. Terutama untuk noda debu pada furnitur kayu.

Namun, bila furnitur kayu itu baru, sebaiknya jangan menggunakan kertas pengering untuk membersihkan permukaannya. Sebab, itu akan merusak permukaan kayu serta pelapisnya.

6. Menggunakan pemutih pada noda karat

Selain bisa menjadi pembersih yang manjur untuk noda karat, pemutih juga bisa membuat keadaan lebih buruk. Cairan pemutih biasanya memiliki kandungan bahan kimia yang cukup keras, serta zat oksidasi yang mempercepat penyebaran karat.

Artinya, ketika Anda berharap karat hilang, di sisi lain Anda akan menciptakan pekerjaan baru. Sebagai gantinya, gunakan jus lemon yang dicampur garam untuk membuat pasta yang bisa menghilangkan noda karat.


EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X