Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Capaian Ekspor Furnitur 2017 Tumbuh Tipis

Kompas.com, 10 Januari 2018, 19:00 WIB
Dani Prabowo

Penulis

JAKARTA, KompasProperti - Capaian ekspor furnitur Tanah Air pada 2017 diprediksi hanya tumbuh tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, optimisme pelaku usaha dalam negeri terhadap bisnis ini masih cukup tinggi.

"2017 ini data BPS belum rilis, biasanya baru rilis bulan Maret, sehingga data akurat belum bisa kita paparkan," kata Sekretaris Jenderal Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur di Jakarta, Rabu (10/1/2017).

Pada 2016 lalu, ia menjelaskan, nilai ekspor mebel hanya 1,6 miliar dollar AS atau turun sekitar 300 juta dollar dibandingkan 2015. Sementara untuk ekspor kerajinan hanya berada pada kisaran 800 juta dollar AS.

Untuk 2017, Abdul memprediksi, terjadi sedikit pergerakan sekalipun hanya tipis.

"Internal HIMKI sudah membuat catatan. Jadi mebelnya kira-kira 1,68 miliar dollar, kemudian kerajinannya 820 juta dollar. Jadi kombinasi dari mebel dan kerajinan tumbuh di kisara 4-5 persen," kata Abdul.

Penurunan ekspor, menurut dia, hampir terjadi di berbagai lini usaha. Hanya industri yang bergerak di sektor makanan dan minuman yang mencatatkan peningkatan.

Meski demikian, Abdul optimistis, dapat mencapai target yang telah ditetapkan HIMKI saat pemerintahan baru terbentuk, yakni 5 miliar dollar AS dalam kurun waktu empat tahun.

Terlebih, bila melihat kondisi perekonomian global yang mulai membaik, serta masih tingginya permintaan terhadap produk ini.

"Memang masih jauh dari angka yang kita canangkan sampai 2019. Kan ini berarti praktis kurang lebih sekitar 55 persen (capaiannya)," cetusnya.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menggenjot pendapatan ekspor yakni dengan menyelenggarakan pameran di dalam negeri, maupun mengikuti pameran di luar negeri dengan memboyong para pengusaha Tanah Air.

Dalam waktu dekat, sepuluh pengusaha furnitur akan mengikuti kegiatan pameran IMM 2018 yang digelar di Cologne, Jerman.

HIMKI menargetkan dapat meraih devisa hingga 200 juta dollar. Baik itu yang berasal dari transaksi di tempat, maupun tindak lanjut dari pesanan-pesanan setahun untuk pasaran Eropa.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau