Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sukses Bangun Gedung Tertinggi Tahun Ini, China Dominasi Dunia

Kompas.com, 18 Desember 2017, 13:39 WIB
Dani Prabowo

Penulis

KompasProperti - Jumlah gedung pencakar langit yang selesai dibangun pada tahun ini kian bertambah.

Gedung tertinggi terbaru berada di Shenzhen, China, yaitu Ping An Finance Center yang dibangun oleh KPF, setinggi 599 meter. Gedung ini menjadi gedung tertinggi keempat di dunia.

Dari laporan Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) seperti dikutip KompasProperti, setidaknya ada 144 gedung pencakar langit dengan tinggi 200 meter lebih yang rampung pada tahun 2017. Gedung-gedung tersebut tersebar di 23 negara.

Laporan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tren pembangunan gedung tinggi tidak mengalami penurunan. Bila dibandingkan tahun 2013, jumlah gedung pencakar langit tumbuh dua kali lipat pada tahun ini.

"Pembangunan gedung bertingkat tinggi tidak lagi sebatas digunakan untuk pusat keuangan dan bisnis tertentu, namun justru menjadi tren global yang dapat diterima sebagai pemadatan. Karena lebih dari satu juta orang di planet kita mengalami urbanisasi setiap minggunya," kata Direktur Eksekutif CTBUH Antony Wood.

Tahun ini, Wood menambahkan, juga menjadi tahun yang paling beragam secara geografis terkait sebaran gedung pencakar langit yang rampung dibangun. Setidaknya, keberadaan mereka terdapat di 69 kota dan di 23 negara yang berbeda.

13 kota di antaranya, bahkan benar-benar baru memiliki gedung pencakar langit dengan tinggi lebih dari 200 meter.

CTBUH, kata dia, melihat hal ini sebagai ajang bahwa industri konstruksi telah pulih dari krisis ekonomi 2008.

Pada tahun 2007, hanya 20 kota di dunia yang berhasil menyelesaikan bangunan dengan tinggi di atas 200 meter.

Namun satu dekade kemudian, jumlah gedung pencakar langit yang dirampungkan naik tiga kali lipat.

"Meskipun jumlah total penyelesaian gedung yang tinggi merupakan metrik penting yang harus diperhatikan, data tentang diversifikasi geografis yang cepat dari penyelesaian bangunan 200 meter plus adalah kisah sebenarnya dalam laporan ini," kata dia.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, China masih menduduki sebagai negara dominan bagi gedung pencakar langit. Selain Ping An Finance Center di Shenzhen, ada 11 gedung pencakar langit lain yang berdiri pada tahun ini di kota tersebut.

Gedung pencakar langit lain yang akan rampung tahun ini yakni Lotte World Tower setinggi 555 meter di Seoul, Korea Selatan, dan Marino 101 setinggi 425 meter di Dubai yang dirancang National Engineering Bureau.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau