Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Kurator Muda Wakili Indonesia di La Biennale Architettura Venesia

Kompas.com, 14 Desember 2017, 20:25 WIB
Arimbi Ramadhiani

Penulis

JAKARTA, KompasProperti - Melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), kurator Indonesia akan terbang ke Venesia untuk mempresentasikan karya arsitektur dalam kegiatan La Biennale Architettura yang berlangsung 26 Mei-25 November 2018.

Dari proses seleksi, terpilih enam nama berdasarkan hasil kurasi dalam 2 tahap. Tahap pertama dilakukan pada 9 Oktober 2017 sedangkan tahap 2 pada 15 Oktober 2017 yang berlangsung di Jakarta.

Dari 70 proposal, seleksi menghasilkan 5 proposal yang masuk dalam proses penjurian.

Kemudian, pada tahap 2, setiap tim diberikan waktu untuk mempresentasikan karya mereka di hadapan para juri yang terdiri dari Jay Subiakto, Gunawan Muhammad, Gunawan Tjahjono, Budi Lim dan Ahmad Tardiyana.

Hingga akhirnya terpilih karya Sunyata dengan enam orang kurator seni yaitu Ary Indra, David Hutama, Dimas Satria, Jonathan Aditya, Ardy Hartono dan Johanes Adika yang akan mewakili Indonesia di La Biennale Architettura 2018 di Venesia.

"Tim kurator ini didominasi oleh arsitek muda. Artinya, subsektor ini sedang menikmati bonus demografi dengan harapan para arsitek muda bisa sejajar dengan arsitek dunia," ujar Deputi IV Bidang Pemasaran Joshua Puji Mulia Simandjuntak di Hotel Westin, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Dalam ajang bergengsi di Venesia ini, perwakilan Indonesia tersebut akan menampilkan Sunyata: The Poetics of Emptiness sebagai interpretasi dari tema FreeSpace yang telah ditentukan oleh kurator utama Yvonne Farrel dan Shelley McNamara dari Grafton Architects, Irlandia.

Menginjak tahun penyelenggaraan ke-16, duet kurator ini menyiratkan keinginan untuk mengembalikan arsitektur pada kualitas ruang, dan meletakkan semangat kemanusiaan serta keinginan untuk berbagi di dalamnya.

Tema FreeSpace ingin membuka kemungkinan lain akan potensi yang dapat ditemukan pada ingatan dan harapan manusia sebagai elemen utama dalam arsitektur.

Hal mendasar yang makin terkikis belakangan oleh dominasi wujud dan kecanggihan teknologi konstruksi dan material.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau