Bisnis Rumah Subsidi di Aceh Tetap Bergairah - Kompas.com

Bisnis Rumah Subsidi di Aceh Tetap Bergairah

Hilda B Alexander
Kompas.com - 08/12/2017, 11:40 WIB
Perumahan Griya Anugerah BlangkruengDokumentasi PT Gigeh Mandiri Sejahtera Perumahan Griya Anugerah Blangkrueng

BANDA ACEH, KompasProperti - Perlambatan ekonomi tak membuat para pengusaha perumahan (developer) di Provinsi Aceh, berhenti berproduksi. Sebaliknya, mereka justru melakukan terobosan. Di antaranya dengan mengubah pasar incaran.

PT Gigeh Mandiri Sejahtera, contohnya. Mereka menyasar kelas masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang hanya mampu mengakses rumah bersubsidi. 

Menurut Direktur Utama sekaligus pemilik PT Gigeh Mandiri Sejahtera, Firdaus Musa, pasar rumah subsidi di Aceh cukup besar.

"Lumayan, Tahap I perumahan yang kami pasarkan laris terjual," kata Firdaus kepada KompasProperti, Kamis (7/11/2017).

Dalam catatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dikutip Bank Indonesia melalui Survei Harga Properti Residensial, realisasi pembangunan rumah subsidi atau dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP) di Aceh masih sangat minim.

Pada kuartal I-2017, realisasi rumah FLPP 9 unit dengan nilai Rp 856,8 juta. Kemudian kuartal II, turun menjadi 4 unit dengan nilai Rp 402,3 juta. Angka ini tumbuh kembali pada kuartal III dengan pencapaian 17 unit dengan nilai Rp 1,657 miliar.

Karena masih minim inilah PT Gigeh Mandiri Sejahtera konsentrasi pada perumahan subsidi. Pasalnya, permintaan cukup banyak, sementara pasokan terbatas. 

Melalui Griya Anugerah Blangkrueng, mereka memasarkan 10 unit rumah subsidi tipe 36 dengan harga mulai dari Rp 180 juta. 

Seluruh dari 10 unit yang masuk dalam pengembangan Tahap I ini sudah terjual habis. Demikian halnya dengan rumah non subsidi tipe 50 seharga Rp 275 juta. 

"Kami hanya tawarkan 2 unit untuk tipe 50. Itu habis juga," kata Firdaus.

Saat ini, PT Gigeh Mandiri Sejahtera tengah memasarkan Griya Anugerah Blangkrueng Tahap II. Perumahan yang berlokasi di Blangkrueng Aceh Besar atau dekat Kampus Universitas Syahkuala ini dirancang dalam dua pilihan yakni tipe 45 dan dan tipe 50.

Tipe 45 dibanderol dengan harga 275 juta dengan jumlah rumah 4 unit, dan tipe 50 dipatok seharga Rp 320 juta dengan jumlah juga 4 unit.

 

PenulisHilda B Alexander
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM