Penulis
JAKARTA, KompasProperti - Tiga seksi terakhir Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) siap diresmikan. Hal itu menyusul telah terbitnya surat laik operasi yang dirilis Kementerian Perhubungan.
Ketiga ruas yang dimaksud yakni Seksi IB Sepanjang-WRR (4,3 kilometer), Seksi II WRR-Driyorejo (5,1 kilometer) dan Seksi III Driyorejo-Krian (6,1 kilometer).
"Dengan rampungnya ketiga seksi tersebut, maka Jalan Tol Surabaya-Mojokerto dengan total sepanjang 36,27 Km telah beroperasi sepenuhnya," kata Direktur Teknik & Operasi PT Jasamarga Surabaya Mojokerto Ari Wibowo dalam keterangan tertulis, Senin (4/12/2017).
Sebelumnya, dua seksi pertama telah diresmikan yaitu Seksi IA Waru-Sepanjang (2,3 kilometer) pada Agustus 2011 dan Seksi IV Krian-Mojokerto (18,47 kilometer) pada Maret 2016.
Gerbang Tol Warugunung yang jadi salah satu GT di ruas Tol Surabaya - Mojokerto."Jalan Tol Surabaya-Mojokerto diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya di Pulau Jawa," kata dia.
Untuk diketahui, dengan beroperasinya seluruh seksi Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, maka semakin melengkapi proyek tol Trans-Jawa yang membentang dari Merak-Banyuwangi.
Jalan tol ini nantinya akan dikelola PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (PT JSM) yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Nilai investasi jalan tol yang melewati 4 wilayah kota/kabupaten ini sebesar Rp 4,9 triliun dengan kepemilikan mayoritas saham sebesar 55 persen oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk., 25 persen oleh PT Moeladi, dan 20 persen oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Tol Surabaya - Mojokerto.Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.