Jasa Marga Kembali Tegaskan Tak Ada PHK Karyawan - Kompas.com

Jasa Marga Kembali Tegaskan Tak Ada PHK Karyawan

Dani Prabowo
Kompas.com - 13/10/2017, 22:00 WIB
Gardu Transaksi Otomatis (GTO) disiapkan untuk transaksi non tunai di Gerbang Tol Lubuk Pakam, bagian dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.Hilda B Alexander/Kompas.com Gardu Transaksi Otomatis (GTO) disiapkan untuk transaksi non tunai di Gerbang Tol Lubuk Pakam, bagian dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

JAKARTA, KompasProperti - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan tak akan melakukan tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawannya.

Meskipun, pemerintah berencana menerapkan elektronifikasi secara serentak pada 31 Oktober 2017 mendatang.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Jasa Marga (Persero) Tbk Kushartanto Koeswiranto mengatakan, Jasa Marga telah menyiapkan program A-Life atau alih profesi kepada para pegawai operasional yang bertugas di gerbang tol.

"Jadi karyawan-karyawan itu yang saat ini bertugas dan kena dampak cashless, selanjutnya akan disalurkan ke induk perusahaan dan anak perusahaan," kata Kushartanto di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Dari sekitar 4.250 karyawan BUMN ini, sekitar 1.300 di antaranya diketahui nekerja sebagai petugas operasional di gerbang tol.

Melalui program A-Life, para karyawan tersebut akan diberikan kesempatan untuk mengembangkan karir dan menambah wawasan mereka sesuai kemampuan dan minat.

Ada dua opsi yang diberikan melalui program ini, yaitu alih profesi ke unit kerja atau anak perusahaan di lingkup Jasa Marga, atau alih profesi menjadi wirausaha.

"A-life ini adalah satu rangkaian program, salah satunya transformasi bisnis jsmr learning institute hadir untuk mengantarkan percepatan kompetensi karyawan Jasa Marga," kata dia.

Kushartanto menambahkan, dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, Jasa Marga berencana menambah ruas jalan tol hingga 600 kilometer.

Hal ini tentu memerlukan dukungan operasional yang cukup besar. Salah sumber daya yang dapat digunakan yaitu mereka yang kini mengikuti program ini.

"Hingga saat ini telah tersedia 900 posisi baru di Jasa Marga Group yang dapat diisi oleh Karyawan yang melakukan alih profesi. Pendaftar untuk posisi baru tersebut saat ini per hari Jumat sudah mencapai 586 orang," terang Kushartanto.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Pekerja Jasa Marga Muhammad Kusnadi membenarkan, kesepakatan antara perseroan dan serikat pekerja telah diambil bersama.

Dia memastikan, serikat pekerja mendukung langkah Jasa Marga yang tetap ingin mengakomodasi keberadaan pegawai operasional dengan memindahkan ke unit lain sesuai minat masing-masing.

"Pilihan satunya kami tempatkan nanti di kantor cabang atau kantor pusat Jasa Marga. Kemudian sebagian kita tempatkan di anak usaha jalan tol. Sebagian kami tempatkan di anak usaha Jasa Marga di unit lain," jelas Kusnadi.

"Jadi, kami usaha bareng, mikir bareng, agar temen-temen yang kena dampak cashless bisa eksis, baik di Jasa Marga atau wirausaha," pungkasnya.

PenulisDani Prabowo
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM