Meikarta di Mata Para Pesaing - Kompas.com

Meikarta di Mata Para Pesaing

Hilda B Alexander
Kompas.com - 09/09/2017, 23:21 WIB
Suasana di Kantor Marketing Kota Baru Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/09/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200.000 unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOB Suasana di Kantor Marketing Kota Baru Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/09/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200.000 unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018.

JAKARTA, KompasProperti -  Meikarta boleh saja masih berbau kontroversi. Hal ini ditandai dengan pengakuan Direktur Informasi Publik Meikarta Danang Kemayan Jati, bahwa proyek raksasa seluas 500 hektar tersebut sudah dipasarkan kendati seluruh perizinan belum dikantongi.

Danang mengungkapkan fakta itu saat diskusi terbuka dengan Lembaga Ombudsman di Jakarta, Jumat (8/9/2017). 

Baca: Meikarta Disebut Tak Berizin, Ini Kata Lippo

Namun demikian, toh Meikarta yang dikembangkan PT Lippo Cikarang Tbk ini tetap mendapat sambutan positif dari para pesaingnya. Sebut saja PT Metropolitan Land Tbk (Metland), PT Intiland Development Tbk, PT Summarecon Agung Tbk, dan PT Ciputra Development Tbk.

Proyek yang digadang-gadang sebagai Jakarta Baru ini dipandang mampu membangkitkan kembali gairah pasar properti Indonesia yang mengalami kelesuan dalam dua tahun terakhir.

Selain itu, Meikarta juga dinilai sebagai stimulus bagi para investor dan calon konsumen end user untuk membelanjakan uangnya di sektor properti.

Baca: Menjual Meikarta Sebelum Kantongi IMB, Lippo Sebut Tak Masuk Transaksi

Berikut pendapat para pesaing PT Lippo Cikarang Tbk:

Direktur PT Metropolitan Land Tbk Wahyu Sulistio:

"Kehadiran Meikarta sangat fenomenal dan mampu memorakporandakan pakem-pakem yang selama ini ada di bisnis properti Indonesia. PT Lippo Cikarang Tbk bisa melakukan terobosan dari sisi harga yang sangat rendah yakni Rp 5 juta -Rp 7 juta per meter persegi. Dengan promosi jor-joran, terbukti banyak mendatangkan pembeli. Ini sekaligus merupakan sinyalemen positif bahwa bisnis properti Indonesia belum tiarap"

Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk Theresia Rustandi:

"Semua geliat developer berkontribusi terhadap optimisme industri properti. Kami di Intiland berprinsip bahwa pengembang itu saling melengkapi di satu wilayah. Sama-sama saling memastikan agar semua proyek bisa sukses sehingga wilayah tersebut (Cikarang) berkembang dan memberikan benefit maksimal ke seluruh stakeholder."

Direktur PT Ciputra Development Tbk Harun Hajadi:

" Menurut saya yang patut dicatat adalah Meikarta keluar dengan harga yang rendah sekali dan menjadi cukup disruptive (mengganggu). Lepas dari itu, Meikarta bisa signifikan karena promosi yang gencar dengan budget yang luar biasa."

Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi:

"Hadirnya kompetitor (Meikarta) menurut kami bagus agar bisnis properti tetap dinamis dan bisa segera pulih kembali. Karena itu, kami tetap confidence bahwa Summarecon tetap dipercaya sebagai pengembang yang punya konsistensi dalam menjaga komitmennya kepada konsumennya".

PenulisHilda B Alexander
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM