Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rp 4,8 Triliun untuk Pembangunan 6.474 Desa di Aceh

Kompas.com, 23 Agustus 2017, 22:33 WIB
Masriadi

Penulis

LHOKSEUMAWE, KompasProperti - Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan tahun ini sebesar Rp 4,8 triliun lebih dana dikucurkan untuk pembangunan 6.474 desa di Provinsi Aceh.

Nova mengatakan hal itu saat membuka Gampong Expo Kota Lhokseumawe di Lapangan Hiraq, Rabu (23/8/2017).

Dalam sambutannya Nova mengatakan, Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh merupakan regulasi nasional pertama pada masa reformasi yang mengakui identitas gampong sebagai unit penyelenggara pemerintahan terkecil yang mempunyai peran penting dalam pembangunan daerah.

Selain itu, kehadiran Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa juga telah semakin memperkuat posisi gampong sebagai lembaga pemerintahan otonom, sehingga mampu mendorong prakarsa, gerakan, dan partisipasi masyarakat gampong untuk pengembangan potensi dan Aset Desa guna kesejahteraan bersama.

Nova merinci, selama tiga tahun terakhir ini, dana desa untuk Aceh terus meningkat. Jika tahun 2015 dana desa untuk Aceh sebesar Rp, 1,7 triliun, tahun 2016 naik menjadi Rp 3,8 triliun, dan tahun 2017 menjadi Rp 4,89 triliun.

"Tahun depan kita akan melobi Pemerintah pusat agar dana desa untuk Aceh lebih besar, sehingga pemerintahan gampong lebih leluasa mengembangkan potensi wilayahnya," ujarnya.

Namun, lanjut Nova, semua itu harus dikelola secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku sehingga dana desa dapat mendorong gampong-gampong di Aceh semakin mandiri dan rakyatnya semakin kreatif memanfaatkan potensi gampong.

Dalam pemanfaatan dana desa tersebut, setiap gampong juga harus memiliki tanggungjawab moral untuk menunjukkan perkembangan situasi gampongnya kepada publik, agar masyarakat tahu apa saja yang telah dicapai setiap gampong selama tiga tahun terakhir ini.

"Saya berharap, langkah yang telah dilakukan aparat gampong dalam Kota Lhokseumawe ini kiranya menjadi pemicu bagi semangat semua gampong di Aceh untuk membangun dirinya. Setiap gampong dapat menunjukkan pencapaian mereka kepada masyarakat," tuntas Nova.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau