Gandeng Habitat, Intiland Bangun 25 Rumah Layak Huni - Kompas.com

Gandeng Habitat, Intiland Bangun 25 Rumah Layak Huni

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 05/08/2017, 21:04 WIB
Bantuan program Intiland Teduh, di Pekong, Saga, Balaraja, Tangerang.Arimbi Ramadhiani Bantuan program Intiland Teduh, di Pekong, Saga, Balaraja, Tangerang.

TANGERANG, KompasProperti - Pengembang properti PT Intiland Development Tbk melalui Yayasan Intiland atau Intiland Foundation menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada warga Kampung Pekong, Desa Saga, Kabupaten Tangerang.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Intiland Teduh.

Dalam pelaksanaan program ini, Intiland menggandeng lembaga nirlaba Habitat for Humanity Indonesia yang fokus pada pembangunan rumah layak huni.

"Program ini memberi peluang untuk masyarakat agar dapat menikmati hidup nyaman. Fokus kami adalah masyarakat yang berada di sekitar atau ring 1 proyek kami," ujar Sekretaris Perusahaan Intiland sekaligus Head of CSR Intiland Theresia Rustandi di lokasi, Sabtu (5/8/2017).

Dia mengatakan, Kampung Pekong diidentifikasi berada di ring 1 proyek Intiland di Balaraja Timur, yaitu Perumahan Talaga Bestari.

Sebelum menemukan Kampung Pekong, Theresia mengaku cukup sulit menentukan lokasi pemberian bantuan. Meski demikian, hal tersebut bisa diatasi berkat pemetaan dari Habitat.

Bantuan program Intiland Teduh, di Pekong, Saga, Balaraja, Tangerang.Arimbi Ramadhiani Bantuan program Intiland Teduh, di Pekong, Saga, Balaraja, Tangerang.

Selain 25 rumah, bantuan yang diberikan juga berupa 1 fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). Bentuk bantuan ini ditentukan setelah adanya kajian dari Habitat terkait kebutuhan masyarakat.

"Kami juga memberi apresiasi kepada masyarakat karena yang seharusnya rumah ini diprediksi selesai 8 bulan, ini 5 bulan sudah selesai. Luar biasa gotong royongnya, saling bantu," jelas Theresia.

Dia berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama, para warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak dengan kondisi bocor saat hujan deras dan tidak adanya toilet.

Terlebih lagi, Theresia juga berharap, rumah dan fasilitas MCK yang telah dibangun bisa dijaga oleh masyarakat sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama.

PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X