Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di Mata Spanyol, Bisnis Hotel Bali Masih Seksi

Kompas.com, 24 Juli 2017, 15:50 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

BADUNG, KompasProperti - Kendati hotel baru terus bermunculan bak cendawan di musim hujan, namun pasar Bali masih dianggap sangat seksi. Lebih seksi ketimbang destinasi wisata di belahan dunia mana pun, sebut saja Pattaya, Thailand, sebagai pesaing serius utama.

Itulah mengapa jaringan operator asal Spanyol, Meliá Hotels International, sampai harus membuka properti terbaru mereka, Sol House Bali Legian.

Menurut General Manager Sol House Bali Legian Marta Escribano, pasar Bali masih sangat potensial dan seksi, terutama untuk segmen tertentu, seperti generasi milenial yang melek internet dan berbagai macam aplikasi terbaru.

"Selain itu, tentu saja jumlah kunjungan wisata ke Bali yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun lalu sekitar 4,7 juta wisatawan asing masuk ke Bali. Dengan penetrasi demikian tinggi, maka Bali masih potensial untuk bisnis hotel," tutur Marta kepada KompasProperti, Sabtu (22/7/2017).

Sol House Bali Legian merupakan properti keempat yang dikelola Meliá Hotels International. Tiga lainnya adalah Meliá Bali The Garden Villas di Nusa Dua, Kuta Beach Club, dan Sol Beach House Bali Benoa.

Selain pasar dengan segmen tertentu, kata Marta, pasar Bali juga bagus jika dimasuki dengan tawaran konsep baru yang berbeda dengan hotel lainnya.

Marta menyebut, konsep Sol House Bali Legian mampu mendatangkan tamu generasi milenial dari berbagai negara, terutama Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan China. 

Sejak dibuka pada Februari 2017 lalu, hingga kini, tingkat okupansi Sol House Bali Legian tembus 57 persen hingga 60 persen.

"Tingkat okupansi ini lumayan bagus untuk ukuran hotel baru," kata Marta.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan kinerja okupansi hotel di Bali memang terus menunjukkan tren meningkat sejak Maret 2017. 

Ilustrasi hotelDragonImages Ilustrasi hotel
Hingga akhir 2017 Colliers memprediksi tingkat okupansi berada pada level 65 persen. Angka ini cukup bagus mengingat jumlah pasokan baru yang terus bertambah seiring meningkatnya kunjungan wisata dan aktivitas meeting, incentives, convention, dan exhibition (MICE).

"Dengan begitu tren ke depan sudah bisa diprediksi. Terlebih musim liburan di bali punya pola yang sama dalam beberapa tahun terakhir," kata Ferry.

Bahkan, dalam beberapa bulan ke depan, Bali akan menghadapi periode puncak hingga Agustus dan diharapkan banyak turis yang menghabiskan liburan musim panasnya di Pulau Dewata.

Selain Sol House Bali Legian, hotel lainnya yang beroperasi tahun ini sejumlah 9 hotel dengan jumlah kamar 1.266 unit.

Kesembilan hotel lainnya adalah Alaya Jembawan, Paramapada Hotel Jimbaran, Aston Canggu Beach Resort, Swiss-belhotel Pecatu, Indigo Hotel Seminyak. Best Western Premier Agung Resort Ubud, Movenpick Resort & Spa Jimbaran bay, dan Hoshinoya Bali.

Jumlah hotel ini belum termasuk yang masih dalam tahap konstruksi namun dijadwalkan dibuka tahun ini seperti Springhill Villas & Resort at Jimbaran Hijau, The Himana-Mercure Bali Jimbaran, The Element Ubud, Jumeirah, Renaissance Bali Resort & Spa Uluwatu dan @HOM Jimbaran.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau