Penulis
JAKARTA, KompasProperti - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menggandeng sejumlah investor asal Jepang untuk turut membangun Jalan Tol Trans-Sumatera.
Dari panjang sekitar 2.700 kilometer yang hendak dibangun, menurut Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja, saat ini baru sekitar 500 kilometer yang sudah mendapat kepastian pendanaan.
"Sisanya kami harus cari dari investor," kata Endra saat berbincang dengan sejumlah awak media di Auditorium Kementerian PUPR, Selasa (18/7/2017).
Penjajakan investasi itu telah dilakukan saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bertandang ke Jepang, pekan lalu.
Kunjungan Basuki ke negeri sakura dilakukan dalam rangka menerima penghargaan International Lifetime Contribution Award 2017 dari Perhimpunan Insinyur Jepang atau Japan Society of Civil Engineers (JSCE).
Menurut rencana, kata Endra, sejumlah delegasi Jepang akan bertandang ke Tanah Air pada bulan September tahun ini. Ia mengklaim, beberapa investor sudah menunjukkan ketertarikan.
"Mereka kan baru akan melihat. Kita punya spot-spot di Bandar Lampung, Palembang, Pekanbaru dan Medan. Itu masih belum nyambung," kata dia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.