Penulis
JAKARTA, KompasProperti - Perkembangan kawasan industri di Indonesia dinilai masih cukup menjanjikan.
Menurut Head of Research JLL James Taylor hal ini didorong oleh pertumbuhan pesat yang dialami perusahaan perdagangan berbasis internet atau e-commerce.
"Sejak 2 tahun lalu dan hingga kini, aktivitas logistik di Indonesia masih sangat jauh dibandingkan dengan Shanghai, China dan Singapura," ujar Head of Research Jones Lang LaSelle (JLL) James Taylor, di kantornya, Jakarta, Rabu (19/7/2017).
Dengan mempertimbangkan luas wilayah dan ekonomi yang terus bertumbuh, imbuh James, pasar pergudangan Indonesia memiliki potensi besar.
Permintaan gudang modern di kawasan industri ini berasal dari grup-grup yang bergerak di bidang e-commerce, contohnya Lazada.
Pusat Distribusi Lazada menjadi salah penyumbang pertumbuhan kawasan industri II-2017 dengan luas area sebesar 30.000 meter persegi.
"Berlokasi di Jalan Raya Bogor, proyek ini merupakan fase satu dari total pembangunan sebesar 60.000 meter persegi," kata James.
Ia menyebut Lazada sebagai perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia yang mendapat suntikan dana dari Alibaba, raksasa perdagangan berbasis internet dari China.
Menurut James, sudah menjadi rahasia umum Indonesia tampil sebagai arena pertarungan berbagai e-commerce asal China, karena selain Alibaba, JD.com pun mulai masuk.
"Besarnya populasi generasi muda dan masyarakat perkotaan yang melek internet, kemudian perkembangan infrastruktur di Indonesia mendorong pertumbuhan e-commerce," tutur James.
Adapun dari segi geografis, lanjut James, kawasan industri membentang di sekitar Jakarta mulai dari ujung barat hingga ujung paling timur.
Namun, konsentrasi kawasan industri paling banyak dengan porsi 66 persen berada di bagian timur Jakarta, yakni Bekasi, Cikarang, dan merambah Karawang.
Sementara itu, total stok area kawasan industri berupa gudang modern saat ini kurang lebih terdapat 1 juta meter persegi.
Lokasinya berada di Jabodetabek dan diprediksi akan berkembang sebesar 300.000 meter persegi pada tahun-tahun ke depan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.