Saat Lebaran, Lalu Lintas JORR Lebih Sepi - Kompas.com

Saat Lebaran, Lalu Lintas JORR Lebih Sepi

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 22/06/2017, 09:18 WIB
Kompas.com/Robertus Belarminus Jalan layang keluar Tol JORR untuk masuk Terminal Pulo Gebang nampak sudah jadi dan bisa dilintasi. Namun, disebelah kirinya jalan keluar Tol JORR untuk ke jalan umum arah kantor Wali Kota Jakarta Timur, nampak masih dalam pengerjaan. Senin (6/6/2016)

JAKARTA, KompasProperti - Pengelola Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR), PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) melakukan persiapan menjelang puncak mudik Lebaran 2017.

Berbeda dengan tol-tol di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi primadona selama Lebaran, JORR justru kurang sorotan.

Hal tersebut sejalan dengan penurunan tren kendaraan saat Lebaran jika dibanding kondisi normal dengan rata-rata lalu lintas harian (LHR) sebesar 580.000 kendaraan.

"Kalau dibandingkan dengan lalu lintas saat normal itu, JORR ini sebenarnya lebih rendah 2 persen," ujar Direktur Utama PT JLJ Ricky Distawardhana saat jumpa pers di kantornya, Jatiasih, Bekasi, RAbu (21/6/2017).

Ia mengatakan, penurunan ini terjadi karena JORR lebih banyak dilintasi saat hari kerja. Dengan demikian, pada hari libur seperti Sabtu-Minggu dan Lebaran, JORR lebih lengang.

Meski begitu, jika dibandingkan 2015-2016, lalu lintas JORR saat Lebaran diprediksi mencatatkan peningkatan sebesar 11-12 persen.

Ricky menuturkan, peningkatan ini umumnya terjadi pada saat hari H Lebaran itu sendiri.

"Hari pertama atau kedua Lebaran, dari tahun ke tahun banyak lalu lintas lokal atau jarak pendek yang baru muncul setelah solat Ied," jelas dia.

Umumnya, imbuh Ricky, JORR dipadati kendaraan karena beberapa orang melakukan silaturahim atau kunjungan ke sanak saudaranya yang berjarak dekat.

Selain kunjungan, para pengendara ini juga diketahui melakukan ziarah kubur seperti di Tanah Kusir atau piknik ke Ragunana.

"Ini beberapa tempat kita prediksi ada kepadatan, seperti di Veteran dan Lenteng Agung," sebut Ricky.

Simak juga laporan multimedia dan interaktif dari Tim Kompas.com terkait informasi seputar jalur mudik dalam format Visual Interaktif Kompas (VIK) di http://vik.kompas.com/merapah-trans-jawa-2/

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM