VIDEO: Tol Solo-Kertosono Dihiasi Jembatan Klodran dan 54 Persimpangan - Kompas.com

VIDEO: Tol Solo-Kertosono Dihiasi Jembatan Klodran dan 54 Persimpangan

Hilda B Alexander
Kompas.com - 22/06/2017, 07:00 WIB
RODERICK ADRIAN MOZES/Kompas.com Jembatan Klodran di Tol Solo-Kertosono

SOLO, KompasProperti - Panorama indah di jalan tol tak hanya kita dapati di Tol Semarang-Solo ruas Bawen-Salatiga, melainkan di Tol Solo-Kertosono ruas Solo-Sragen.

Di tol sepanjang 70 kilometer ini terdapat Jembatan Klodran yang berfungsi sebagai simpang susun atau interchange dengan struktur cable stayed.

Ini adalah jembatan cable stayed yang dirancang mirip dengan Erasmus Bridge di Rotterdam Belanda.

Kesamaan itu terletak pada struktur cable stayed  yang bukan hanya ornamen hiasa, melainkan berfungsi sebagai struktur utama.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana jembatan Klodran di Tol Solo-Ngawi-Kertosono di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (17/6/2017). Tujuh hari jelang Lebaran atau Senin, (19/6/2017) mulai pukul 06.00 WIB, pemudik bisa menggunakan Tol Solo-Kertosono menuju arah timur.
Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) David Wijayanto mengatakan kepada Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com dan Otomania.comm bahwa Jembatan Klodran memang dirancang sebagai tengara kota atau landmark

Tampilan visualnya yang menarik, memang berpotensi menjadi ikon sekaligus penanda kota Solo. 

Tol Solo-Kertosono dilengkapi lima pintu yang dibuka secara serentak selama mudik tanggal 19 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017.

Kelimanya adalah pintu masuk Ngasem yang bisa digunakan oleh pemudik dari arah Semarang dan Salatiga.

Kemudian pintu masuk Klodran yang bisa diakses pemudik dari arah Yogyakarta. Berikutnya pintu keluar Pungkruk untuk pemudik dari arah Sragen dan Gemolong.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana jembatan Klodran di Tol Solo-Ngawi-Kertosono di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (17/6/2017). Tujuh hari jelang Lebaran atau Senin, (19/6/2017) mulai pukul 06.00 WIB, pemudik bisa menggunakan Tol Solo-Kertosono menuju arah timur.
Sementara pemudik dari arah Ngawi dan Magetan bisa mengakses pintu keluar Widodaren, dan pemudik dari arah Madiun dan Nganjuk bisa menggunakan pintu keluar Ngawi.

Sedangkan untuk arus balik, SNJ membuka Tol Solo-Kertosono. Dia memprediksi jumlah kendaraan yang melintasi ruas ini sekitar 5.000 hingga 10.000 unit.

Kendati menarik secara visual, namun jalan tol ini belumlah sempurna. Karena masih banyak pekerjaan fisik yang belum rampung dan terus dikebut.

"Satu di antaranya adalah 54 persimpangan yang menjadi akses warga sekitar. Ini yang akan ditutup secara permanen setelah Lebaran," tambah David.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana jembatan Klodran di Tol Solo-Ngawi-Kertosono di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (17/6/2017). Tujuh hari jelang Lebaran atau Senin, (19/6/2017) mulai pukul 06.00 WIB, pemudik bisa menggunakan Tol Solo-Kertosono menuju arah timur.
Jalan Tol Solo-Kertosono yang difungsikan mencakup satu arah, satu jalur dan dua lajur dengan jam buka mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.

Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com dan Otomania.com menjelajah ruas tol ini. Secara umum, sebagian besar mulus, namun sedikit bergelombang, sebagian lagi masih berupa lantai kerja. 

Mengenai ruas tol lainnya yang difungsikan secara darurat, Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com dan Otomania.com merangkumnya untuk Anda dalam liputan khusus, "Merapah Trans Jawa"

Berikut video Tol Solo-Kertosono:

Kompas VideoPara pengguna jalur Tol Ruas Solo-Sragen wajib waspada dikarenakan terdapat 54 Persimpangan dengan jalur warga.
 
Simak laporan multimedia dan interaktif dari Tim Kompas.com terkait informasi seputar jalur mudik dalam format Visual Interaktif Kompas (VIK) di sini: http://vik.kompas.com/merapah-trans-jawa-2/

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisHilda B Alexander
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM