Ini Tips Mudik Aman dan Nyaman - Kompas.com

Ini Tips Mudik Aman dan Nyaman

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 21/06/2017, 18:30 WIB
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kendaraan pemudik terpantau ramai keluar di Gerbang Tol Salatiga, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017). Pemudik berasal dari Jalan Tol Bawen-Salatiga yang sudah difungsionalkan pada H-7.

JAKARTA, KompasProperti - Tradisi pulang kampung atau mudik jelang Lebaran 2017 sudah mulai berjalan.

Menggunakan kendaraan pribadi menjadi salah pilihan karena dengan begitu, pemudik bisa memboyong banyak anggota keluarga atau sanak saudara sekaligus.

Selain itu, mudik dengan kendaraan pribadi juga diminati karena dapat membawa barang lebih banyak ketimbang naik kendaraan umum.

Sebagai pengelola tol terpanjang di Indonesia, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) berupaya untuk memberi kenyamanan bagi pemudik yang melewati tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kendaraan pemudik terpantau ramai keluar di Gerbang Tol Salatiga, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017). Pemudik berasal dari Jalan Tol Bawen-Salatiga yang sudah difungsionalkan pada H-7.
Meski begitu, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan pemudik agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti macet, atau yang lebih buruk, kecelakaan.

"Harapan kami, pemudik tolong persiapkan jadwal keberangkatan dengan memperhatikan informasi baik dari berita atau media sosial," ujar Wakil Presiden Direktur Firdaus Azis di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Ia menuturkan, dengan mempersiapkan jadwal keberangkatan, maka pemudik lebih mudah mengatur kepulangan dengan akurat.

Dampaknya, hal tersebut bisa menghindari kemungkinan adanya kemacetan seperti tahun lalu.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pemudik kendaraan pribadi melintas di jalur Alas Roban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Jalur mudik Alas Roban terpantau ramai lancar dan belum terlihat penumpukan arus pemudik yang melewati jalur Pantai Utara (Pantura).
Selain itu, Firdaus juga mengingatkan, sebelum mudik, pengemudi harus mempersiapkan fisik dan mental menghadapi perjalanan yang jauh.

"80 persen kecelakaan itu disebabkan karena faktor pengemudi, baik itu mengantuk atau kelelahan," imbuh Firdaus.

Terakhir, kata dia, persiapan bagi pemudik juga meliputi kondisi kendaraan itu sendiri. Jangan sampai, kendaraan yang digunakan saat mudik tidak dalam kondisi prima dan menimbulkan masalah.

Simak laporan multimedia dan interaktif dari Tim Kompas.com terkait informasi seputar jalur mudik dalam format Visual Interaktif Kompas (VIK) di http://vik.kompas.com/merapah-trans-jawa-2/

 

Kompas Video Ruas Tol Bawen-Salatiga yang termasuk bagian dari Jalan tol Semarang-Solo akan digunakan saat mudik Lebaran 2017.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM