Hari Pertama Fungsionalisasi Tol Bangil-Rembang Sepi Pemudik - Kompas.com

Hari Pertama Fungsionalisasi Tol Bangil-Rembang Sepi Pemudik

Hilda B Alexander
Kompas.com - 19/06/2017, 15:03 WIB
GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com Hari pertama fungsionalisasi ruas Rembang-Bangil yang merupakan bagian dari Jalan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 8 kilometer, Senin (19/6/2017). Tak banyak kendaraan yang melintas, dan masih terlihat sepi.

PASURUAN, KompasProperti - Sepekan jelang Lebaran 2017, kondisi Tol Gempol-Pasuruan ruas Bangil-Rembang masih terlihat sepi.

Hanya beberapa kendaraan yang melintas jalan bebas hambatan yang dibangun PT Trans Marga Jatim ini.

Pada hari perdana fungsionalisasi ruas Bangil-Rembang, Senin (19/6/2017), arus kendaraan banyak berasal dari arah Surabaya.

Humas PT Trans Marga Jatim Rudi Purwanto mengatakan, hari pertama pembukaan ruas Bangil-Rembang sepanjang 8 kilometer ini memang belum dipadati kendaraan pemudik.

"Masih banyak pemudik yang bekerja dan justru mengambil cuti pada H-3 atau H-2. Saat-saat tersebut kami perkirakan merupakan puncak kepadatan kendaraan," ujar Rudi kepada Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com dan Otomania.com.

Sesuai Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), Gempol-Pasuruan dirancang sepanjang 34,15 kilometer.

GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com Gerbang Tol (GT) Rembang di Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Senin (19/6/2017).
Dibagi menjadi 3 seksi yang terdiri dari Seksi I Gempol-Rembang (13,90 kilometer), dan Bangil Rembang sepanjang 8 kilometer, Seksi II Rembang-Pasuruan (6,6 kilometer) Seksi III Pasuruan-Grati (13,65 kilometer).

Rudi menjelaskan, ruas Rembang-Pasuruan masih dalam proses konstruksi dengan sisa lahan 15 persen yang belum dibebaskan.

"Kami targetkan konstruksi selesai pada Desember 2017. Sementara ruas Pasuruan-Grati kami rencanakan selesai 2018," kata Rudi.

Jalan Gempol–Pasuruan mulai dibangun sejak tahun 2012, serta memiliki nilai investasi total sebesar Rp 4,031 triliun dengan masa konsesi selama 45 tahun.


 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisHilda B Alexander
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X