Jokowi Resmikan Jembatan Gantung di Temanggung - Kompas.com

Jokowi Resmikan Jembatan Gantung di Temanggung

Dani Prabowo
Kompas.com - 17/06/2017, 15:32 WIB
KOMPAS.com / DANI PRABOWO Jembatan Gantung Galeh yang menghubungkan Desa Gandurejo di Kecamatan Bulu ke Desa Kauman di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Jembatan tersebut merupakan salah satu dari empat proyek jembatan gantung yang dibangun Kementerian PUPR di Temanggung dengan nilai proyek Rp 10,306 miliar.

TEMANGGUNG, KompasProperti - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Ada tiga proyek yang diresmikan Presiden.

Pertama, proyek Jembatan Gantung Galeh sepanjang 90 meter yang menghubungkan Desa Gandurejo di Kecamatan Bulu ke Desa Kauman di Kecamatan Parakan. Kedua wilayah itu dipisahkan Sungai Galeh.

Selanjutnya Jembatan Gantung Suropadan yang menghubungkan Desa Suropadan di Kecamatan Pringsurat, Temanggung ke Desa Kalikuto di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Jembatan sepanjang 90 meter ini menghubungkan kedua wilayah yang dipisahkan Sungai Elo.

Kedua jembatan tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan Jembatan Kali Galeh CS yang terdiri atas empat jembatan senilai Rp 10,306 miliar.

Jembatan ini digarap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Tengah.

Dua jembatan lainnya yakni Jembatan Gantung Mangunsuko dan Jembatan Gantung Krinjing yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Dukun, Magelang.

Jembatan Mangunsuko sepanjang 120 meter itu menghubungkan Dusun Grogol di Desa Mangunsuko dan Dusun Tutup di Desa Sumber yang dipisahkan Sungai Senowo.

Sementara, Jembatan Krinjing sepanjang 90 meter menghubungkan Dusun Jombong di Desa Paten dan Dusun Gandelan di Desa Krinjing yang dipisahkan Sungai Kepil.

Presiden menyatakan, keberadaan jembatan gantung merupakan hal penting yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, baik untuk transportasi orang maupun transportasi barang dan komoditas.

Diharapkan keberadaan jembatan tersebut dapat menghemat waktu tempuh masyarakat.

"Ini penting karena yang sering kita lihat jembatan-jembatan yang gede-gede. Yang kecil-kecil seperti ini kalau saya ke daerah pasti ada keluhan," kata Jokowi saat meresmikan Jembatan Gantung Galeh di Desa Kauman, Kecamatan Parakan.

Sebelum ke Temanggung, Jokowi juga sempat menyambangi sejumlah tempat di Wonosobo. Di wilayah tersebut, ia mengaku, masyarakat juga memintanya untuk membangun jembatan gantung.

"Pak di sini ada ratusan jembatan gantung yang diperlukan karena emang apa, antar desa antar kecamatan perlu dihubungi. Kalau enggak muter itu, memakan biaya tidak kecil," ucap Jokowi menirukan keluhan masyarakat Wonosobo.

Selain jembatan, Presiden juga meresmikan proyek Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Parakan Wetan yang berada di Jalan Parakan Campur Salam, Kelurahan Parakan Wetan, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.

Rusunawa tersebut dibangun Kementerian PUPR lewat Sakter Penyediaan Rumah Susun Strategis Direktorat Rumah Susun.

Ada satu tower blok yang dibangun, yang terdiri atas lima lantai dengan tipe 24 berjumlah 114 unit untuk kapasitas 228 jiwa.

Rusunawa yang diperuntukkan bagi pekerja lajang itu telah dilengkapi dengan fasilitas umum seperti tempat parkir dan taman kecil.

Di samping itu, masing-masing ruangan juga dilengkapi dengan kamar mandi dan fasilitasnya pendukungnya, dua buah meja belajar, dua buah kursi belajar dan dua buah lemari pakaian sedang, serta sebuah tempat tidur slorok.

Dalam peresmian tersebut Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, dan Bupati Temanggung Bambang Sukarno.

PenulisDani Prabowo
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM