Tol Bawen-Salatiga Dulu dan Sekarang... - Kompas.com

Tol Bawen-Salatiga Dulu dan Sekarang...

Hilda B Alexander
Kompas.com - 17/06/2017, 14:00 WIB
GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com Gerbang Tol (GT) Salatiga Ruas Tol Bawen-Salatiga akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Tampak GT Salatiga pada Jumat (16/6/2017) malam.

SALATIGA, KompasProperti - Siapa kira Tol Bawen-Salatiga bakal sebeken sekarang? Bahkan, Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng (TMJ) Ali Zainal Abidin pun tak berharap jalan tol yang dibangunnya popular se-Indonesia.

"Saya tidak pernah berharap dan tidak menyangka GT Salatiga bisa menjadi viral dan diperbincangkan banyak orang. Tetapi memang Gunung Merbabu, dan alam di sekitar Jalan Tol Bawen-Salatiga ini sangat indah," tutur Ali kepada Tim Merapah Trans-Jawa Kompas.com dan Otomania.com, Jumat (16/6/2017).

Menurut Ali, kekuatan media tak bisa dipungkiri, demikian memengaruhi masyarakat. Tepat ketika foto-foto GT Salatiga viral, sejumlah masyarakat dari berbagai daerah berbondong-bondong mendatangi gerbang tol yang merupakan bagian dari fitur utama Jalan Tol Bawen-Salatiga.

Padahal, setahun lalu, pembangunan ruas tol sepanjang 17,6 kilometer ini sarat kendala dengan kompleksitas tinggi. Kendala tersebut antara lain pembebasan lahan, cuaca, dan terbatasnya material seperti semen, besi, dan lain-lain.

Saat itu, Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com dan Otomania.com mendapati konstruksi masih kurang dari 50 persen, atau tepatnya 47,5 persen.

Di sisi kiri dan kanan jalan masih berupa tanah merah terbuka dengan material debu pekat. Progres jalur mudik yang digunakan masih berupa wet lean concrete atau WLC.

Selain itu, faktor geometrik yang ada pada tahun lalu juga menghambat fungsionalisasi secara maksimal dan minimnya penerangan jalan. 

Hilda B Alexander/Kompas.com Senja di Tol Bawen-Salatiga. Ruas tol ini akan digunakan pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2017.
Mafhum jika jelang mudik Lebaran tahun lalu, ruas Tol Bawen-Salatiga berfungsi hanya 12 jam mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB dengan jalur tunggal.

Namun, kini kondisinya sudah 100 persen baik dengan fasilitas yang lengkap mulai dari rest area di tiga titik, rambu, marka jalan, petunjuk arah, lampu penerang, gardu tol otomatis, dan lain-lain. Tak sampai di situ, ruas tol ini juga diklaim paling indah se-Indonesia.

Ali mengatakan, Tol Bawen-Salatiga dikelilingi empat gunung yang menawarkan panorama indah alami. Gunung-gunung tersebut adalah Merbabu, Sumbing, Merapi, dan Sindoro.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan ruas Tol Bawen-Salatiga akan fungsional selama 24 jam pada saat mudik dan balik Lebaran 2017. Setelah itu, ruas tol tersebut akan dipersiapkan beroperasi secara penuh.

Garry Andrew Lotulung/Kompas.Com BMW X3 menjadi kendaraan yang dipakai tim Merapah Trans-Jawa Kompas.com dan Otomania.com
"Setelah mudik, kemudian diuji laik. Juli ini Bawen-Salatiga operasi penuh setelah Lebaran," ujar Menteri Pekerjaan Umm dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Gerbang Tol Salatiga, Minggu (11/6/2017).

Ruas Bawen-Salatiga dirancang sepanjang 17,5 kilometer, dan dimulai dari Simpang Susun Bawen yang sudah dioperasikan serta berakhir di pintu keluar daerah Tingkir, Salatiga.

Berikut dokumentasi Tim Merapah Trans-Jawa Kompas.com dan Otomania.com terkait Tol Bawen-Salatiga pada 2016 lalu, dan 2017:

2016

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana ruas jalan tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, difoto dari udara, Minggu (26/6/2016). Ruas yang merupakan bagian dari Tol Trans-Jawa itu rencananya akan dibuka sementara untuk alternatif jalur mudik mulai H-7 Lebaran.
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana ruas jalan tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (26/6/2016). Ruas yang merupakan bagian dari Tol Trans-Jawa itu rencananya akan dibuka sementara untuk alternatif jalur mudik mulai H-7 Lebaran.

Kompas.com/ Syahrul Munir Caption 2; Struktur jembatan Tuntang diruas Tol Bawen-Salatiga saat ditinjau pada, Rabu (8/6/2016).


2017

GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com Ruas Tol Bawen-Salatiga akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Tampak para pekerja masih menyelesaikan tahap akhir pembangunan jalan sepanjang 17,6 kilometer ini, Jumat (16/6/2017).

GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com Liukan konstruksi Ruas Tol Bawen-Salatiga. Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Tampak mobil material melintas di jalan sepanjang 17,6 kilometer ini, Jumat (16/6/2017).

GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com Jembatan Tungtang di Ruas Tol Bawen-Salatiga. Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Tampak para pekerja masih menyelesaikan tahap akhir pembangunan jalan sepanjang 17,6 kilometer ini, Jumat (16/6/2017).


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisHilda B Alexander
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X