Trauma Masa Lalu, Ciputra Enggan Bangun Rumah Subsidi - Kompas.com

Trauma Masa Lalu, Ciputra Enggan Bangun Rumah Subsidi

Dani Prabowo
Kompas.com - 16/05/2017, 04:43 WIB
Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Kondisi lingkungan Villa Kencana Cikarang

CIBUBUR, KompasProperti - Meski memiliki kawasan hunian yang dibanderol dengan harga menyerupai rumah subsidi, namun Ciputra Group hingga kini belum mengikuti program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program yang dirancang pemerintah agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat memiliki rumah sendiri itu dapat diakses melalui pembiayaan rumah subsidi.

Direktur Ciputra Group Nanik J Santoso mengatakan, perusahaan memiliki pengalaman yang kurang baik dalam menjalankan program serupa pada masa lalu.

Kendati demikian, saat ini Ciputra Group tengah menjajaki kemungkinan untuk mengikuti program tersebut.

Hal itu menyusul langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meresmikan kawasan hunian Vila Kencana Cikarang di Kabupaten Bekasi, awal Mei lalu.

"Mungkin sistemnya (yang sekarang) lebih baik. Karena dulu itu sulit sekali untuk akadnya, yang akhirnya berat di modal kerja kami," kata Nanik di sela-sela soft launching CitraLand Cibubur di Hotel Ciputra Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/5/2017).

Kawasan hunian yang dimaksud yaitu klaster sederhana Bukit Cordia yang berada di CitraIndah Jonggol.

Berdasarkan penelusuran KompasProperti, harga yang ditawarkan untuk rumah dengan tipe 22/60 senilai Rp 148 juta.

Rumah tersebut dapat dicicil Rp 1,2 juta per bulannya dengan tenor 20 tahun dan down payment atau uang muka 5 persen.

Cicilan itu dengan asumsi suku bunga angsuran kredit pemilikan rumah (KPR) 8 persen

Nanik menyebut, kawasan hunian yang ditawarkan CitraIndah lebih baik bila dibandingkan program serupa yang ditawarkan pemerintah di Cikarang.

Meski demikian, pihaknya kini tengah mengirimkan tim dari CitraIndah untuk mempelajari konsep rumah murah yang ditawarkan di sana.

"Apakah sudah lebih baik. Jadi sebetulnya kami tidak dukung program pemerintah dengan FLPP, tapi kami punya rumah dengan harga FLPP, tapi memang belum ikut program pendanaan FLPP," ujarnya.

Untuk diketahui, Vila Kencana Cikarang yang dikelola PT Arrayan Bekasi Development (SPS Group) itu menempati lahan seluas 105 hektar.

Hingga kini telah dibangun 4.734 unit. Sejumlah 3.612 di antaranya sudah akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dari PT Bank Tabungan negara (persero) Tbk atau BTN.

Sementara 1.200 unit sedang dalam proses KPR. SPS Group mematok rumah-rumah ini seharga mulai dari Rp 141 juta dengan luas bangunan 25 meter persegi dan lahan 60 meter persegi.

Dengan FLPP, masyarakat yang ingin mendapatkannya cukup membayar DP 1 persen atau sekitar Rp 1,41 juta dan cicilan Rp 800.000 per bulan.

PenulisDani Prabowo
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X