Bukan di Boyolali, Ini Tiga Disneyland yang Sudah Beroperasi di Asia - Kompas.com

Bukan di Boyolali, Ini Tiga Disneyland yang Sudah Beroperasi di Asia

Ridwan Aji Pitoko
Kompas.com - 17/04/2017, 22:00 WIB
shanghaidisneyresort Disneyland Shanghai

JAKARTA, KompasProperti - The Walt Disney Company menampik kabar bakal dibangunnya Disneyland di Boyolali, Jawa Tengah.

Dalam pernyataan resminya, The Walt Disney Company Southeast Asia mengonfirmasi, saat ini tidak ada rencana membangun Disneyland di Indonesia.

"Meskipun Indonesia merupakan pasar prioritas untuk The Walt Disney Company di Asia Tenggara kami tidak memiliki rencana membuka Disneyland di Indonesia saat ini," kata Executive Director Communications The Walt Disney Company Southeast Asia Sesha Kanthamraju dalam pesan pendek kepada KompasProperti, Senin (17/4/2017).

Baca: Walt Disney Company: Tidak Ada Rencana Bangun Disneyland di Indonesia

Dengan demikian, jumlah taman bermain tersebut di Asia belum akan bertambah lagi dalam waktu dekat.

Saat ini, Disneyland di Asia beroperasi di Jepang, Hongkong, dan China. Tokyo Disneyland merupakan taman bermain Disney pertama yang dibuka di luar Amerika Serikat.

Tokyo Disneyland dibangun pada 1980 setelah pada kesempatan sebelumnya insinyur dan arsitek dari Jepang mengunjungi Disneyland California sambil mempelajari hal-hal untuk bisa membangun taman bermain yang sama di Jepang.

Tokyo Disneyland kemudia menjadi Disneyland pertama yang dibuka di Asia atau tepatnya pada 15 April 1983 dan secara total menelan dana pembangunan 180 miliar yen (Rp 22 triliun).

TOKYO DISNEYLAND Bagian dalam Cinderella Castle di Tokyo Disneyland
Menempati lahan seluas 47 hektar, Tokyo Disneyland dibangun oleh Walt Disney Imagineering dengan gaya sama seperti Disneyland di California dan Magic Kingdom di Florida.

Berikutnya, Disneyland kedua di Asia berlokasi di Hongkong tepatnya di atas lahan reklamasi Penny's Bay.

Baca: Riwayat Berita "Hoax" Pembangunan Disneyland di Boyolali

Hongkong Disneyland menjadi taman bermain Disney dengan waktu konstruksi paling singkat sepanjang sejarah.

Konstruksi dimulai pada 12 Januari 2003 dan dibuka untuk publik 12 September 2005.

Hongkong Disneyland seluas 27,5 hektar diklaim dapat menampung 7,92 juta hingga 8,92 juta pengunjung tiap tahunnya.

KOMPAS.com/NURULLOH Pintu masuk area Grizzly Gulch, Disneyland Hongkong
Disneyland ketiga di Asia berada di Shanghai, China yang dibangun selama lima tahun dengan sekali penundaan sejak April 2011.

Shanghai Disneyland akhirnya resmi dibuka pada 16 Juni 2016 silam dan ditargetkan bisa meraup 15 juta pengunjung pada tahun pertama operasionalnya.

Taman bermain ini dioperasikan oleh Walt Disney Park and Resorts dan Shanghai Shendi Group yang merupakan usaha patungan antara The Walt Disney Company dan Shendi.

Total investasi yang dikucurkan The Walt Disney Company untuk Shanghai Disneyland adalah sebesar 5,5 miliar dollar AS (Rp 63,7 triliun).

PenulisRidwan Aji Pitoko
EditorHilda B Alexander

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM