Ingin Hemat Anggaran? Gunakan Jasa Desainer Interior Saat Menata Rumah - Kompas.com

Ingin Hemat Anggaran? Gunakan Jasa Desainer Interior Saat Menata Rumah

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 14/04/2017, 17:00 WIB
Ashley Camper Hidup di apartemen studio tidak berarti Anda harus hidup dengan penuh keterbatasan. Sedikit kreatifitas membuat interior apartemen studio tetap menarik.

JAKARTA, KompasProperti - Kesadaran akan desain ruangan yang cantik semakin diminati para pasangan muda.

Terlebih, saat ini informasi dekorasi mudah didapat melalui berbagai cara, misalnya aplikasi Pinterest.

Menurut Chief Design Officer produsen furnitur dan layanan jasa desain Fabelio, Marshal Utoyo, kliennya lebih banyak berasal dari kalangan muda ini.

"Karakter klien kebanyakan pasangan muda yang baru pindah ke apartemen atau rumah sendiri," ujar Marshal kepada KompasProperti, di ruang pamer Fabelio, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017).

Ia mengatakan, klien-kliennya datang dari sejumlah pengembangan di Jakarta Selatan, contohnya Sudirman Park.

Casa Sugar Kamar kos atau apartemen studio tidak perlu tampil membosankan. Simak cara editor Casa Sugar Emily Bibb mendekor apartemen studiornya berikut ini.
Para pasangan muda ini seringkali sudah tahu ingin model desain interior seperti apa yang diinginkan, kemudian meminta bantuan desainer Fabelio untuk mewujudkannya.

"Mereka tahu ingin furnitur seperti apa dengan harga berapa juta, misalnya. Paling tinggal kita beri saran dengan desain apartemen seperti ini, akan lebih muat dengan furnitur ini," tutur Marshal.

Ia mencontohkan, daripada menggunakan lampu neon spiral, lebih baik klien menambah investasi sedikit untuk membeli lampu LED spot.

Pencahayaan ini efektif dalam menciptakan suasana lebih bagus dan lebih keliatan mewah.

Selain itu, soal dana atau anggaran, Marshal juga mengaku lebih jujur kepada pasangan muda yang biasanya memiliki kebutuhan lebih dengan karier yang baru berkembang.

Arimbi Ramadhiani/Kompas.com Salah satu contoh dekorasi di ruang pamer Fabelio, Jakarta Selatan.
"Kita selalu jujur, misalnya kita kasih tahu kalau mau furnitur yang ini pasti mahal loh bisa Rp 200 juta-an. Mending kayak gini dengan step by step," sebut Marshal.

Meski demikian, pada akhirnya ia tetap menyerahkan keputusan kepada konsumen. Menurut dia, asal sesuai budget yang ada, desain dapat mengikuti.

PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X