Jumat, 31 Maret 2017

Properti

Dukung Percepatan Proyek Strategis, Banten Siapkan Tim Pembebasan Lahan

Arimbi Ramadhiani Jalan menuju KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Gambar diambil Jumat (6/5/2016).

SERANG, KompasProperti - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung langkah pemerintah pusat mempercepat realisasi pembangunan proyek strategis nasional.

Di antara proyek strategis itu adalah pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang, Waduk Sindangheula, dan Bandar Udara (Bandara) Panimbang.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Nata Irawan mengatakan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyampaikan ketiga infrastruktur tersebut.

"Semua berjalan signifikan sesuai dengan harapan," kata Nata Irawan usai pertemuan dengan forum kordinasi pimpinan daerah serta serjumlah perwakilan kepala daerah di Banten, seperti dikutip Antara, Senin (20/3/2017).

Dari sekitar 11 atau 12 proyek strategis nasional itu, kata dia, yang masuk sebagai proyek prioritas adalah Jalan tol Serang-Panimbang dan catatannya sudah cukup bagus.

Bahkan tahun ini Kementerian PUPR sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk pembebasan lahan.

"Dana itu untuk pembebasan dalam tiga tahap, mulai dari Serang sampai Panimbang," tambah Nata Irawan.

Sebagai bentuk dukungan dalam percepatan proyek strategis nasional itu, Penjabat Gubernur Banten meminta Sekda Banten Ranta Soeharta dan Dinas Pekerjaan Umum segera membentuk tim untuk menyelesaikan catatan-catatan atau hambatan.

Termasuk pembebasan lahan untuk Waduk Sindangheula yang masih terkendala pembebasan lahan.

"Kami akan membantu pusat untuk percepatan program itu. Kami sudah minta Sekda dan Dinas PU untuk melakukan identifikasi. Umumnya yang mengemuka persoalan pembebasan lahan," ujar Nata Irawan.

Wakil Bupati Pandeglang Tanto W Arban menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang sangat mendukung proyek strategis nasional, terutama yang berada di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Tanto berharap segera ada kejelasan mengenai rencana pembebasan lahan serta ketentuan harganya mengingat persoalan tersebut selalu ditanyakan warga di Pandeglang.

"Mengingat warga khawatir dengan munculnya orang-orang yang datang dari Jakarta untuk membeli tanah di sekitar Pandeglang," katanya.

Menurut dia, terdapat sekitar 1.163 bidang tanah di Pandeglang yang kemungkinan akan terkena pembebasan untuk Jalan Tol Serang-Panimbang.

Penulis: Hilda B Alexander
Editor : Hilda B Alexander
Sumber: ANTARA,
TAG:

TERPOPULER