Selasa, 28 Maret 2017

Properti

"Seven Borders of Indonesia," Gerbang Martabat Bangsa

KOMPAS.com/Yohanes Kurnia Irawan Presiden Joko Widodo didampingi ibu negara Iriana saat peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk (17/3/2017)

JAKARTA, KompasProperti - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan empat dari tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu yang ada di perbatasan-perbatasan antara Indonesia dengan negara tetangga seperti Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini.

Keempat PLBN Terpadu tersebut adalah Entikong, Badau, dan Aruk di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Motaain di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara tiga lainnya yang belum diresmikan adalah PLB Terpadu Motamasin dan Wini di NTT serta PLBN Terpadu Skouw di Papua.

"Tiga PLBN lagi menunggu presiden, sekarang kondisinya sudah siap semua, sudah fungsional," tutur Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, di Singkawang, Kalbar, Jumat (17/3/2017).

Sebagai beranda terdepan Indonesia, Jokowi menginginkan ketujuh PLBN Terpadu tersebut lebih baik dari negara tetangga sehingga harkat dan martabat bangsa bisa terjaga dengan baik.

Oleh sebab itu, mantan Wali Kota Solo tersebut memerintahkan Kementerian PUPR untuk membangun dan mempercantik tujuh PLBN Terpadu sejak 2015.

Keinginan tersebut sesuai dengan target karena rata-rata pembangunan tujuh PLBN Terpadu itu dapat diselesaikan pada Desember 2016.

Berikut ini profil tujuh PLBN Terpadu tersebut.

Maulana Mickael Seven Borders of Indonesia

Berikut video laporan KompasProperti di PLBN Terpadu Aruk:

Penulis: Ridwan Aji Pitoko
Editor : Hilda B Alexander
TAG:

TERPOPULER