Tak Hanya PLBN, Jalan di Perbatasan Juga Terus Dikebut Pengerjaannya - Kompas.com

Tak Hanya PLBN, Jalan di Perbatasan Juga Terus Dikebut Pengerjaannya

Hilda B Alexander
Kompas.com - 18/03/2017, 17:12 WIB
Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat

SINGKAWANG, KompasProperti - Selain melakukan penataan kawasan pada tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) juga mnggenjot pembangunan, dan pelebaran jalan pada ruas utama kawasan tersebut.

"Untuk pengerjaan tujuh PLBN sudah selesai bangunan utamanya. Selanjutnya kami lakukan pembangunan tahap dua. Demikian halnya dengan jalan akses penuju PLBN itu, juga akan kami tingkatkan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dikutip Antara, Sabtu (18/3/2017).

Kementrian PUPR tengah membangun jalan menuju perbatasan Serawak-Entikong-Balai Karangan-Kembayan sepanjang 42 kilometer.

Sepanjang 5 kilometer di antaranya akan dibuat empat lajur dan saat ini baru dikerjakan 3,5 kilometer, dengan nilai kontrak Rp 436 miliar.

Demikian juga akses menuju PLBN Terpadu Aruk, akan dibangun jalan Galing-Sp Tanjung-Aruk akan dibangun jalan sepanjang 26,20 kilometer dengan nilai kontrak Rp 352 miliar.

"Dari jalur ini, khusus akses menuju PLBN Aruk dibangun 7 kilometer untuk empat lajur," tambah Basuki.

Nantinya, akses jalan menuju PLBN Terpadu Aruk terhubung ke jalan paralel dan tersambung dengan Jalan Bengkayang.

KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat
Untuk jalan menuju PLBN Terpadu Nanga Badau-Lanjak bakal dibangun sepanjang 27,65 kilometer dengan nilai anggaran Rp 284 miliar.

"Semua jalan akses perbatasan ini sedang berjalan dan ditargetkan rampung pada tahun 2018," ucapnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat, Michle Jeno mengatakan pembangunan infrastruktur perbatasan pada masa pemerintahan Jokowi-JK diharapkan memberikan dampak besar bagi masyarakat perbatasan.

Pada rapat kerja bersama pemerintah pusat, kata Jeno, Komisi XI DPR RI selalu menekankan, dari belanja langsung, khususnya untuk pembangunan yang dilakukan setiap tahunnya harus bisa diukur dengan beberapa aspek yang ada.

"Seperti pembangunan di perbatasan, kami harap ini memberikan dampak besar bagi peningkatan perekonomian masyarakat," ujar Jeno.

Berikut video laporan KompasProperti mengenai PLBN Terpadu Aruk:

PenulisHilda B Alexander
EditorHilda B Alexander
SumberANTARA,
Komentar
Close Ads X