Jumat, 31 Maret 2017

Properti

REI Jateng Bidik Penjualan 75 Rumah

www.shutterstock.com Ilustrasi.

Semarang, KompasProperti - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menargetkan penjualan 75 unit rumah dalam pelaksanaan ekspo ketiga di Mal Ciputra Semarang tanggal 15-26 Maret 2017.

Wakil Ketua REI Jawa Tengah Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi Dibya K Hidayat mengatakan, target penjualan ini meningkat dibandingkan pencapaian ekspo sebelumnya yang digelar Februari 2017.

"Saat itu penjualan hanya sebanyak 40 unit rumah," kata Dibya seperti dikutip Antara, Rabu (15/3/2017).

Dia mengakui, penjualan rumah pada awal 2017 cenderung lesu karena masih banyak masyarakat yang menunda pembelian.

Mereka cenderung menunggu kebijakan yang bersifat meringankan, seperti turunnya suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR).

"Kondisi pasar belum normal, banyak sekali faktor yang membuat orang menunda pembelian. Namun pada saatnya pasti masyarakat akan beli karena rumah merupakan kebutuhan pokok," tutur Dibya.

Dia optimistis penjualan pada Maret ini akan meningkat mengingat mulai terjadi penurunan suku bunga KPR.

Sebelumnya suku bunga KPR berada pada kisaran 7,5 persen untuk cicilan tetap satu tahun, saat ini turun menjadi 6 persen untuk cicilan tetap satu tahun.

Sedangkan untuk cicilan tetap lima tahun suku bunga KPR-nya masih 9 persen. Meski lebih tinggi, suku bunga KPR tersebut terbilang murah.

"Ini kesempatan yang baik, penawaran bunga KPR ini sangat baik jadi jangan sampai dilewatkan oleh konsumen yang memang berencana memiliki rumah," tambah dia.

Selain penurunan suku bunga, program amnesti pajak yang digulirkan pemerintah juga mampu memberikan dampak positif bagi penjualan properti secara nasional termasuk di Jawa Tengah.

"Amnesti pajak seharusnya sudah bisa mulai dirasakan apalagi ini yang terakhir, terutama untuk penjualan rumah menengah dan menengah atas," pungkas Dibya.

Penulis: Hilda B Alexander
Editor : Hilda B Alexander
Sumber: ANTARA,
TAG:

TERPOPULER