Selasa, 28 Maret 2017

Properti

Desainer Lokal Sulit Bersaing dengan Asing

BLINK Design Group Desain vernakular mendominasi interior The Regent Jakarta.

JAKARTA, KompasProperti - Para desainer dan perajin lokal sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah dalam hal memasarkan produknya.

Tantangan desainer lokal saat ini adalah gempuran barang-barang dari luar negeri yang lebih diminati masyarakat.

"Upaya desainer lokal tiga kali lebih keras dibanding internasional (pasarkan produk), karena penjualan di dalam negeri susah, ke luar negeri juga susah," ujar Direktur Kreatif AlvinT, Alvin Tjitrowirjo saat Hospitality and Design Talk, di Artotel, Jakarta (13/3/2017).

Alvin menuturkan di tengah kesulitan desainer ini, barang-barang dari luar negeri malah dengan mudahnya masuk Indonesia.

Menurut dia, tugas pemerintah adalah memaksimalkan pemasaran produk lokal. Indonesia merupakan pasar yang tengah berkembang dan menjadi incaran banyak pemain besar dunia.

Pemain besar ini bergerak di semua lini mulai dari merek fashion yang diikuti dengan merek-merek barang mewah.

"Ini sebuah situasi yang menantang karena memang pasar Indonesia mudah sekali menyerap merek dan budaya internasional," kata Alvin.

Padahal, Alvin menilai, barang-barang yang diproduksi perajin lokal juga tidak kalah kualitasnya dibandingkan produk luar.

Ia menambahkan, barang-barang ternama dari Eropa kebanyakan juga bisa dibuat oleh desainer Indonesia.

Untuk dapat bersaing di negeri sendiri, desainer lokal harus mempunyai nilai tambah dan keunikan pada produknya.

"Kalau kita lihat di bidang hospitalitas, banyak banget yang bisa dieksplorasi, bidang pariwisata juga banyak yang bisa dieksplorasi untuk meningkatkan nilai tambah dengan menggunakan material di daerah itu," sebut Alvin.

Penulis: Arimbi Ramadhiani
Editor : Hilda B Alexander
TAG:

TERPOPULER