Lima Cara Memaksimalkan Fungsi Furnitur - Kompas.com

Lima Cara Memaksimalkan Fungsi Furnitur

Ridwan Aji Pitoko
Kompas.com - 10/08/2016, 10:00 WIB
Ilustrasi furnitur dan interior

KOMPAS.com — Penempatan sofa yang tepat dan pengaturan ruang bergerak penting bagi interior rumah. Pasalnya, sebuah ruangan bisa berfungsi dengan baik jika pemiliknya tidak semata-mata memikirkan estetika penataan furnitur.

Keindahan dan keunikan memang penting. Namun, desainer Estee Stanley, dalam situs desain dan inspirasi rumah Domaine, menegaskan bahwa pemilik rumah perlu mengetahui lebih dulu masing-masing fungsi furnitur miliknya.

Selain itu, pemilik rumah juga perlu menyadari bagaimana posisi atau pengaturan yang bisa memaksimalkan fungsi furnitur tersebut. Berikut ini cara-cara agar Anda bisa memaksimalkan fungsi furnitur:

1. Tidak memaksakan diri menata interior rumah dengan tampilan simetris

Menurut Stanley, meski pengaturan simetris begitu populer dan memberikan tampilan klasik, hal itu justru bisa menyia-nyiakan fitur arsitektur di dalam ruangan.

Penataan semacam ini juga kekurangan keunikan. Lagipula, tidak selamanya ruangan yang ditata simetris berfungsi dengan baik.

2. Temukan perbedaan antara simetris dan seimbang

Menurut Stanley, meski tidak perlu bersikeras membuat pengaturan simetris, pemilik rumah perlu menemukan keseimbangan di dalam rumahnya.

Kunci dalam menemukan keseimbangan adalah memastikan barang-barang dan furnitur "didistribusikan" ke seluruh ruangan dengan merata.

freshome Kamar anak dengan desain, warna dan furnitur yang netral.
Tidak perlu persis sama antara bagian di sebelah kanan dan di kiri tetapi yang terpenting, ruang tidak terasa kosong di satu sisi dan padat di sisi lainnya.

3. Utamakan fungsi dalam mendekorasi

Pada step ini Anda bisa memikirkan bagaimana Anda akan menggunakan ruangan. Jika Anda termasuk orang yang sering mengundang tamu maka pengaturan tempat duduk perlu diperhatian lebih seksama.

Dalam hal ini para tamu harus bisa duduk dengan santai dan nyaman guna mendorong lancarnya percakapan.

4. Kreatif menyiasati rumah sempit

Jika Anda memiliki ruang terbatas untuk bereksperimen maka Anda harus bersikap kreatif.

Sebagai contoh, Anda bisa memilih kursi-kursi berjenis ottoman untuk memberikan area duduk tambahan. Meski ruangnya sempit, jenis furnitur semacam ini mudah dipindah-pindah sesuai kebutuhan.

5. Atur agar tempat duduk tidak saling berpunggungan

Cara ini dimaksudkan agar ruangan tampak lebih penuh. Stanley mengatakan bahwa menghindari bagian belakang kursi merupakan salah satu trik desainnya.

"Misalnya bagian belakang kursi makan menghadap bagian belakang sofa. Hal ini memecahkan ruang dan membuat ruang tampak lebih penuh," tambahnya.

Pada dasarnya kunci menata furnitur di dalam rumah adalah memastikan cara hidup fleksibel bisa diterapkan di sana. Proses tersebut bisa diiringi dengan memberikan perhatoan pada keseluruhan nuansa di dalam ruangan.

PenulisRidwan Aji Pitoko
EditorHilda B Alexander
SumberDomaine
Komentar
Close Ads X