Tiruan Paris di China Jadi Kota "Hantu" - Kompas.com

Tiruan Paris di China Jadi Kota "Hantu"

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 22/09/2015, 08:01 WIB
Meski hanya tiruan, "Paris palsu" ini memiliki seluruh fitur khusus di kota asalnya, antara lain Menara Eiffel, air mancur besar di Taman Luxembourg, dan plaza Champ Elysees. Semuanya berukuran mini.

KOMPAS.com — China memiliki miniatur Paris yang terletak di Tianducheng. Meski hanya tiruan, "Paris palsu" ini memiliki semua fitur khusus di kota asalnya, antara lain Menara Eiffel setinggi 108 meter, air mancur besar di Taman Luxembourg, dan Plaza Champ Elysees.

Semuanya berukuran mini. Terletak hampir 6.000 mil dari City of Lights, replika Paris ini sebenarnya adalah pengembangan kawasan properti mewah yang digarap sejak 2007. 

Hanya satu perbedaannya dengan Paris asli, yakni dari sisi penduduknya. "Paris palsu" sejatinya adalah kota "hantu" atau kota yang tidak berpenghuni. Jalan-jalannya sebagian besar kosong. Tidak ada kerumunan wisatawan atau orang-orang dan pebisnis yang bergegas pergi ke kantor mereka.

Meski hanya tiruan, "Paris palsu" ini memiliki seluruh fitur khusus di kota asalnya, antara lain Menara Eiffel, air mancur besar di Taman Luxembourg, dan plaza Champ Elysees. Semuanya berukuran mini.
Meski dibangun untuk 10.000 penduduk, investor dan konsumen tidak tertarik dengan properti di dalamnya karena lokasi Tianducheng tidak strategis. Kota ini dikelilingi oleh perkebunan dan kawasan liar. Saat ini, hanya 2.000 orang tinggal di sana yang dibayar sebagai pekerja untuk menggarap konstruksi kota.

Mungkin tampak aneh untuk membangun replika sebuah kota terkenal di negara yang berbeda, tetapi para pengembang yang menggarapnya memandang Paris sebagai tujuan romantis. Mereka merasa bahwa orang-orang China ingin tinggal di lingkungan Eropa ini dengan rumah megah dan halaman terbuka lebar. 

Meski hanya tiruan, "Paris palsu" ini memiliki seluruh fitur khusus di kota asalnya, antara lain Menara Eiffel, air mancur besar di Taman Luxembourg, dan plaza Champ Elysees. Semuanya berukuran mini.
Pekerjaan konstruksi masih berlangsung. Waktu penyelesaian yang diharapkan adalah pada tahun ini. Dalam beberapa tahun mendatang, pengembang yakin kota ini bisa tumbuh sangat baik dan sesak penuh warga yang siap untuk memulai hidup bergaya Eropa.

Meski demikian, China tidak hanya mereplika Paris, tetapi juga Venice mini, London mini, Hallstatt mini, dan Manhattan mini. Ada pula taman bertema "World of Warcraft" yang kontroversial, Joyland atau Disneyland tiruan, yakni Beijing Shijingshan Amusement Park yang kini telah ditutup.

PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM