Sabtu, 25 Oktober 2014
RUMAH BERSUBSIDI
Menpera: Jangan Takut Rugi Bangun Rumah Murah!
Penulis : M Latief | Rabu, 24 April 2013 | 19:41 WIB
|
Share:
KOMPAS/PRIYOMBODO
Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz.

BEKASI, KOMPAS.com - Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengimbau kalangan pengusaha properti untuk menyediakan rumah murah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Bekasi. Menpera mengatakan, pengembang tidak perlu khawatir rugi, sebab pangsa pasar rumah di Bekasi saat ini sangat menjanjikan.

Di Bekasi ada sekitar 200 lebih pengembang perumahan yang sebagian telah lebih dulu membangun rumah murah dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 95 juta lewat program tersebut.
-- Djan Faridz

"Melalui FLPP ini, masyarakat bisa memperoleh rumah dengan cicilan murah yang suku bunganya stabil 7,25 persen selama masa pelunasan," katanya saat mengunjungi rumah murah di Perumahan Darmawangsa Residence, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/4/2013).

"Di Bekasi ada sekitar 200 lebih pengembang perumahan yang sebagian telah lebih dulu membangun rumah murah dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 95 juta lewat program tersebut," katanya.

Menpera melanjutkan, jika seluruh pengembang bisa membantu menyosialisasikan FLPP, penjualan rumah bisa ikut meningkat.

"Jika 200 pengembang bisa membangun 5.000 rumah, masyarakat pasti terbantu sekali," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya hingga kini tengah mencari lokasi sesuai dan strategis untuk peresmian pembangunan 100 ribu rumah sederhana. Salah satunya adalah perumahan Darmawangsa Residence di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Direktur PT Alamindo Trulynusa Tanto Wibowo selaku pengembang Darmawangsa Residence mengatakan, pihaknya berencana menambah sekitar 6.000 unit rumah di atas lahan seluas 70 hektare di Bekasi.

"Saat ini sudah terbangun sekitar 1.600 rumah, dan masyarakat bisa mendapatkan rumah tersebut dengan KPR FLPP," ujarnya.

Sumber :
ANT

Editor :
Latief