Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nih... Hotel yang Menawarkan "Tujuh Dosa Mematikan"!

Kompas.com, 11 Maret 2013, 14:52 WIB

KOMPAS.com - Demi meraih perhatian publik, hotel-hotel di seluruh dunia berusaha memberikan inovasi dan kenyamanan luar biasa bagi pengunjungnya. Namun, tidak banyak hotel yang justeru menawarkan "dosa" bagi calon pengunjungnya.

Hotel Vice Versa menawarkan godaan yang unik dan terkesan nakal lewat dekorasi berkonsep "tujuh dosa mematikan". Hotel beralamat di 213 rue de la Croix Nivert, Paris, Perancis, ini memiliki tema dekorasi "Tujuh Dosa Mematikan".

Resmi dibuka pada Juli 2012 lalu, hotel tersebut seketika menarik perhatian publik. "Tujuh Dosa Mematikan" itu meliputi dari nafsu, kerakusan, keserakahan, kemalasan, kemurkaan, iri hati, dan kebanggaan. Bayangkan, ketujuh tema ini, lengkap dengan dua tema tambahan, yaitu surga dan neraka, diterjemahkan ke dalam dekorasi ruangan!

Dekorasi bertema "Tujuh Dosa Mematikan" tersebut merupakan hasil kreasi Chantal Thomass. Hotel butik mewah ini memiliki 37 kamar yang tersebar di tujuh lantai. Setiap lantainya memiliki tema "dosa" masing-masing.

Dengan cara yang serius, Chantal Thomass mengaplikasikan konsep temaatik mulai lantai hingga ke langit-langit. Tak ada satu jengkal pun luput dari dekorasinya.

Melangkah masuk ke hotel tersebut, Anda akan menemukan pojok penerima tamu yang didesain dengan konsep "surga". Ruang tersebut penuh dengan warna putih, dan hanya memiliki sedikit aksen kayu berwarna terang. Dinding ruangan ini dihiasi kepala-kepala unicorn, makhluk magis menyerupai kuda yang memiliki tanduk.

Bagi Anda yang membutuhkan kamar mandi, hotel ini menyediakan kamar mandi dengan dekorasi bergaya "neraka", penuh dengan warna merah dan hitam. Sama seperti kamar mandi dalam hotel ini, kamar dengan konsep dekorasi "kemarahan" juga penuh dengan warna merah dan hitam. Bedanya, kamar tersebut lebih banyak menggunakan warna hitam dengan karpet merah berhiaskan corak bergambar senapan. Kamar ini juga dilengkapi dengan detail unik, seperti pisau yang tampak menancap di salah satu permukaan dinding.

Selain "kemarahan", masih ada berbagai kamar-kamar lain yang ditunjukkan oleh Hotel Vice Versa. Salah satu kamar tampak menarik adalah kamar berkonsep "kerakusan". Kamar tersebut penuh dengan warna merah muda, dan di salah satu dindingnya tampak sosok perempuan Perancis mirip dengan Marie Antoinette.

Warna-warna pastel "menguasai" kamar ini, termasuk tempat tidurnya yang berwarna putih dan memiliki bantal-bantal berbentuk kue macaroon beraneka warna.

Warna merah muda pastel ini juga mendominasi kamar bertema "nafsu". Namun, berbeda dengan kamar "kerakusan", kamar ini juga menggunakan aksen hitam dan gambar-gambar lekuk tubuh perempuan di kamar ini.

Bukan itu saja. Di kamar bertema "kesombongan" Anda akan menemukan aksen berwarna kuning keemasan, patung, dan lantai marmer. Ini mengesankan, bahwa Anda baru saja memasuki Istana Etruskan.

Sedikit berbeda dengan "kebanggaan", di ruang berdekor "ketamakan" Anda akan melihat deretan nota-nota bank dan uang di wallpaper hingga ke langit-langit kamar. Boleh jadi, rasa tamak di sini diterjemahkan melalui melimpah ruahnya uang.

Setiap kamar merupakan intepretasi yang dirancang oleh Chantal Thomass. Ia menerjemahkan "iri hati" dengan wallpaper tumpukan barang fesyen dan beragam boks belanjaan yang bergaya Paris. Sementara itu, ia juga menerjemahkan "kemalasan" dengan aksen taman, penuh bunga, burung, dan kupu-kupu.

Baca juga: 15 Daftar Hotel Bertabur Selebriti

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau