Minggu, 23 November 2014
PENGEMBANG
ISPI Targetkan 500 Unit di Mutiara Gading City
Penulis : Tabita Diela | Rabu, 19 Desember 2012 | 19:18 WIB
|
Share:
ISPI Grup
Berdasarkan hitungan Preadi, jika sebuah rumah dibanderol seharga Rp 200 jutaan, ISPI akan mendapat sekitar Rp 100 miliar.

BEKASI, KOMPAS.com - Mutiara Gading City merupakan proyek kota mandiri yang diiniasi oleh ISPI Grup. Proyek tersebut berdiri di atas lahan seluas 300 hektar di wilayah Bekasi Utara.

Harga kisaran rumah ini mulai Rp 160 hingga Rp 500 juta.
-- Preadi Ekarto

Setelah selama dua tahun belakangan ini menjual 1000 unit rumah dengan nilai investasi sebesar Rp 300 miliar, ISPI Grup meluncurkan klaster Torino, kawasan komersial South Boulevard, serta pusat kuliner Urban Flavour di dalam area kota mandiri tersebut. Hadir dalam acara peluncuran klaster tersebut, Rabu (19/12/2012), antara lain jajaran direksi ISPI Grup, Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Setyo Maharso, serta pejabat daerah.

"Harga kisaran rumah ini mulai Rp 160 hingga Rp 500 juta," ujar Komisaris Utama ISPI Grup, Preadi Ekarto.

Hunian di area Mutiara Gading City tersebut tersedia dari tipe 22/60 hingga 60/100. Preadi menegaskan, pihaknya menargetkan 500 unit rumah dalam 2013 mendatang. Berdasarkan hitungannya, jika satu rumah dibanderol Rp 200 jutaan, ISPI akan mendapat sekitar Rp 100 miliar.

"Pesimistis saja segitu. Kalau kita lihat animo masyarakat, sebenarnya bisa dobel dapatnya," ujar Preadi.

Preadi mengaku optimistis. Ia berdalih, optimismenya itu lantaran cicilan yang ditawarkan Bank Tabungan Negara (BTN) tergolong ringan. Selain suku bunga berada di bawah 10%, BTN juga memberikan tenor hingga 25 tahun.

"Cicilan turun hampir separuh, daya beli dua kali lipat," ujarnya.

Preadi juga yakin, komitmen perusahaan yang sudah mereka tunjukkan selama 20 tahun belakangan ini membuat publik mempercayai mereka dan akan mendapatkan nilai tambah di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, warga Jakarta, terutama Jakarta Utara dan Timur sangat jeli dengan peluang naiknya properti.

"Mereka akan menangkap peluang yang ada di daerah Bekasi dan berinvestasi di sana," ujarnya.

Bukan hanya cocok untuk berinvestasi, Mutiara Gading City juga menawarkan fasilitas penunjang lainnya di dalam kota mandiri tersebut. Saat ini pihaknya tengah bernegosiasi dengan rumah sakit serta perguruan tinggi untuk melengkapi fasilitas tersebut. Hasil negosiasi dengan perguruan tinggi akan dipastikan tahun depan. Sejauh ini, Mutiara Gading City sudah memiliki Sekolah Santo Yusuf dari tingkat TK/playgroup untuk keperluan pendidikan anak-anak.

Baca juga: 

Diusir, Abu Qatada "Ngontrak" Rumah Rp 7 Miliar di London


Editor :
Latief