Jumat, 19 Desember 2014
WASPADA BANJIR
Lebih Siap Sebelum "Mimpi Buruk" Menyergap
Penulis : Tabita Diela | Selasa, 6 November 2012 | 12:02 WIB
|
Share:
www.houzz.vom
Anda dapat memperbaiki ubin dan mengecat kembali dinding rumah Anda. Sayangnya, Anda akan menemui masalah, terutama jika rumah dan semua perabotan terbuat dari kayu.

KOMPAS.com - Musim penghujan telah tiba. Bencana banjir sudah mulai menjadi mimpi buruk warga, khususnya di daerah-daerah rawan banjir. Anda salah satunya?

Tentu, sebaiknya Anda mulai melakukan antisipasi sebelum banjir menghampiri. Menurut situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana bnpb.go.id, setidaknya warga harus mengenali dengan baik tanda-tanda curah hujan tinggi, membersihkan saluran air, dan mulai melakukan antisipasi dengan mengamankan barang-barang penting. Namun, jika banjir terlanjur terjadi, berikut ini beberapa hal sebaiknya Anda lakukan.

Air kotor

Banjir menyebabkan banyak masalah yang disebabkan oleh rendaman air kotor. Konstruksi rumah Anda dan barang-barang yang terendam air akan rusak. Karena itulah, penting untuk membersihkan rumah dan perabotan dari lumpur kemudian mengeringkannya sebelum memulai proses peremajaan dan perbaikan.

Basmi kuman

Gunakan antiseptik untuk membunuh kuman penyakit ketika membersihkan rumah. Kemudian, jika ubin Anda rusak, pastikan air yang terserap lewat pori-pori nat sudah keluar dengan sempurna sebelum memperbaiki kembali ubinnya.

Anda dapat memperbaiki ubin dan mengecat kembali dinding rumah Anda. Sayangnya, Anda akan menemui masalah, terutama jika rumah dan semua perabotan terbuat dari kayu.

Kayu solid kemungkinan besar masih dapat diperbaiki. Namun, particle board, multipleks, dan kayu olahan lain tidak.

Akses air bersih

Selain membersihkan rumah, pastikan keluarga Anda memiliki akses ke air bersih. Cari dan siapkan air bersih untuk menghindari diare. Salah satu hal penting lainnya adalah memastikan, bahwa rumah dan area rumah Anda sudah aman.

Hewan berbisa dan serangga

Waspadai kemungkinan adanya binatang berbisa seperti ular dan lipan pascabanjir. Anda juga jangan lengah terhadap tikus, kecoa, lalat, dan nyamuk yang dapat membawa bibit penyakit. Selain berbahaya bagi keselamatan, kewaspadaan ini dibutuhkan untuk terhindar dari gangguan kesehatan.

Banjir susulan

Terakhir, pastikan Anda mewaspadai kemungkinan banjir susulan. Langkah terbaik selanjutnya adalah tidak lupa untuk mengontak agen asuransi Anda, mendokumentasikan kerusakan, dan berkonsultasi dengan arsitek atau kontraktor Anda. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi rumah Anda dan menghindarkan seluruh keluarga Anda dari bahaya akibat kerusakan dan potensi kerusakan dalam rumah Anda.

Mari, kita waspada!

(Sumber: http://www.houzz.com)



Editor :
Latief