MENATA RUANG
Mengakali Ruang Kerja yang Sempit
Penulis : Tabita Diela | Rabu, 19 September 2012 | 16:40 WIB
|
Share:
www.squidoo.com
Sebaiknya, apapun dekorasi yang Anda putuskan harus bisa mendukung produktivitas Anda. Jangan sampai hiasan di meja Anda justru akan menyulitkan pekerjaan.

KOMPAS.com - Seringkali, sebuah kantor tidak menyediakan ruang bekerja yang mampu menimbulkan ide-ide kreatif karyawannya. Kubikal sempit dengan warna-warna netral dan tumpukan kertas bisa dengan mudah membuat seseorang bosan.

Tuntutan produktivitas dan kreatifitas seharusnya memang ditunjang dengan lingkungan bekerja yang nyaman. Jika sebuah kantor tidak menyediakan ruang yang nyaman dan menyenangkan, Anda dapat mengakalinya sendiri.

Memiliki ruang kerja sempit dan membosankan saat ini bukan lagi alasan bagi Anda menjadi tidak kreatif. Beberapa langkah berikut ini mungkin bisa membantu Anda membuat ruang kerja menjadi lebih menyenangkan:

Pilih yang pantas dan unik

Kantor dengan konsep kubikal, berarti Anda berbagi tempat dengan orang lain. Namun, sebelum "mendandaninya", ada baiknya Anda mengecek kebijakan kantor terlebih dahulu, terutama soal dekorasi dan barang-barang pribadi. Jika kantor mengizinkan, tunggu apa lagi?

Namun, Anda pun sebaiknya memikirkan karyawan lain yang bekerja di samping meja Anda. Apapun Anda lakukan di meja tentu akan berpengaruh pada orang lain. Maka, tetaplah memilih pilihan yang sederhana, pantas, unik, dan berkelas.

Fungsi masih jadi yang utama

Kubikal Anda adalah ruang kerja. Anda sendiri dibayar untuk melakukan pekerjaan Anda di kubikal tersebut. Jadi, sebaiknya apapun dekorasi yang Anda putuskan, ia akan mendukung produktivitas Anda. Jangan sampai hiasan di meja Anda justru akan menyulitkan pekerjaan.

Efektif manfaatkan ruang

Jika kubikal Anda berukuran kecil, sebaiknya Anda memanfaatkan semua ruang yang Anda miliki. Misalnya, memilih boks-boks dengan warna dan corak menyenangkan untuk menyimpan barang-barang Anda dan memberikan kesan menyenangkan di kubikal sempit.

Cerdas dengan warna

Pilihan warna adalah salah satu hal penting. Tentu saja, Anda tidak perlu mengecat kubikalnya. Mengoleksi beberapa benda dengan warna pilihan saja sudah cukup buat Anda.

Mengenai warna, ada dua pilihan untuk Anda; mengikuti saran para ahli atau ikuti kata hati. Seperti disebutkan dalam ScienceDaily, sebuah penelitian dari Universitas British Columbia menemukan, bahwa warna dapat meningkatkan kinerja otak. Warna merah cocok untuk hal-hal mendetail. Di sisi lain, warna biru dapat membuat Anda lebih kreatif.

Selain dua warna ini, Anda juga dapat memilih warna kesukaan Anda. Siapa tahu, justru dengan warna kesukaan itu Anda jadi lebih produktif dan kreatif.

Tetap proporsional

Ingatlah terus untuk tidak memenuhi kubikal Anda. Sebaiknya Anda tetap mendekorasi dengan benda-benda fungsional dan berukuran pantas, tidak terlalu besar namun tetap memiliki efek bagi Anda.

Manfaatkan benda "biasa"

Mengubah layar komputer menjadi "jendela" menuju hal-hal kegemaran Anda, misalnya. Pajang foto atau apapun yang menyenangkan Anda. Selain layar komputer, tambahkan lampu untuk memudahkan Anda membaca. Pilihan lampu ini juga dapat menghias kubikal kecil milik Anda.

Contoh lainnya mengganti mouse, mouse pad, tempat pensil, pembatas buku, dan foto dengan gaya kesukaan Anda. Jangan lupa, Anda dapat membawa keset kegemaran Anda. Keset yang terbaik dapat membuat kaki Anda tetap hangat dan membuat Anda serasa bekerja di rumah sendiri.

Selain hal-hal "biasa" itu, Anda juga dapat menaruh tanaman atau akuarium mini di tempat Anda bekerja.

(Sumber: http://www.squidoo.com)


Editor :
Latief