Sabtu, 20 Desember 2014
INSTALASI AIR
Kenapa "Floor Drain" Tidak Lancar?
Penulis : M Latief | Senin, 30 Juli 2012 | 13:38 WIB
|
Share:
Shutterstock
Membuka saringan floor drain cukup dengan mengangkat tutupnya, yaitu setelah kotoran di atas saringan sudah tidak ada lagi. Kemudian, bersihkan bagian dalam saringan dengan cara menyikat saja.

KOMPAS.com - Floor drain, di manapun, baik itu di kamar mandi, tempat cuci, atau carport, kemungkinan masalahnya hampir sama; aliran air di floor drain tidak lancar. Namun, jangan terburu-buru menyalahkan floor drain yang rusak.

Biasanya, masalahnya memang bukan pada floor drain. Bisa jadi, justeru instalasi pipa air kotor dan berjalan tidak baik. Tetapi, bila sudah dibersihkan masih juga tersumbat, berarti ada masalah pada instalasi pembuangan air buangan.

Lebih baik menjaga

Pertama, bersihkan dulu floor drain dari kotoran-kotoran padat. Hal ini memang perlu dilakukan sebagai bagian dari perawatan instalasi air buangan. Kotoran yang sudah hilang akan memperlancar saluran, tetapi bila masih belum lancar, maka permasalahannya ada pada instalasinya.

Langkah selanjutnya tentu lebih pada perawatan. Perawatan yang teratur dan kemudahan melakukan perawatan sama seperti memelihara instalasi pembuangan. Akan lebih baik menjaga daripada memperbaiki.

Untuk itu, Anda perlu memilih floor drain yang mudah dibersihkan. Kotoran justeru jangan dibungan ke dalam saluran. Kotoran yang berada di atas saringan floor drain harus dibuang ke tempat sampah. Jika kotoran justeru dimasukkan ke dalam pipa buangan, dikhawatirkan kotoran tersebut akan menyumbat pipa.

Membuka saringan floor drain cukup dengan mengangkat tutupnya, yaitu setelah kotoran di atas saringan sudah tidak ada lagi. Kemudian, bersihkan bagian dalam saringan dengan cara menyikat saja.

Biasanya, kotoran di sekitar saringan hanya berupa lumut. Setelah itu, gelontorkan lumut yang sudah terlepas dan lakukan berkali-kali untuk mencegah lumut menempel di dinding pipa. 

Untuk perawatan, bisa juga Anda menggunakan cairan penghilang sumbatan dari kerak. Anda bisa menggunakan cairan pembersih yang aman untuk pipa. Namun, berlebih dan tidak tepatnya pemakaian cairan pembersih bisa merusak pipa saluran tersebut. 

Akibanya akan semakin fatal. Anda terpaksa harus mengganti pipa yang rusak itu. Untuk itu, perlu diperhatikan dengan baik petunjuk pemakaian di setiap kemasan.

(Serial Rumah "Sistem & Perencanaan Pemipaan Rumah"/PT Prima Infosarana Media)



Editor :
Latief