KOMPAS.com - Dua elemen dekoratif ini, meja konsol dan credenza, awalnya berfungsi sebagai meja pada umumnya. Namun, karena bergesernya kebutuhan serta tren interior, keduanya menjelma dan menjalankan fungsi baru yang tak kalah menariknya dalam ruangan.
Meja konsol adalah meja panjang yang biasanya dimanfaatkan untuk menempatkan koleksi foto, aksesori seperti tableliner, vas bunga, sehingga membuatnya makin menarik. Bentuknya beragam, ada persegi, oval, pipih, atau seperti meja pada umumnya. Desainnya juga macam-macam, dari versi klasik, modern, sampai sentuhan gaya China juga ada.
Konsol biasanya diletakkan di ruang foyer atau ditempatkan di belakang sofa sebagai meja hias. Fungsi utama konsol sebagai aksen ini kadang dimanfaatkan juga untuk meja kerja atau meja rias. Bahkan, meja satu ini dapat dimanfaatkan sebagai penyekat ruangan tak masif.
Sebagai meja kerja, maka pilihan desain bisa dengan meja konsol banyak laci sebagai penyimpanan. Sementara sebagai meja rias, bisa ditambahkan kaca pada bagian belakang yang menempel di dinding. Untuk penyekat tak masif, letakkan konsol di belakang sofa yang membatasi ruang keluarga dan ruang makan.
Credenza
Awal diciptakannya, credenza menjalankan peran sebagai meja tulis. Namun, dengan kecanggihan teknologi dan pergeseran desain, credenza beralih menjadi elemen dekoratif dalam ruangan.
Sebagai dekorasi ruangan, credenza diminati karena selain fungsi di atas, bagian atasnya dapat dimanfaatkan untuk meletakkan perangkat elektronik seperti TV, stereo set, dan perangkat elektronik lainnya. Orang menyenanginya karena bentuk dan model credenza tidak masif, mampu menjadi area penyimpanan, serta dapat menjadi penyekat ruangan.
Material kayu adalah hal paling umum digunakan untuk credenza. Agar tampilannya lebih berkelas, biasanya ditambahkan material lainnya, seperti granit atau marmer. Material tambahan ini digunakan sebagai table top.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.