Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Interior
Perlukah Kamar Mandi Diberi Penyekat?
Natalia Ririh | Inggried Dwi Wedhaswary | Senin, 13 Februari 2012 | 09:58 WIB
|
Share:
Shutterstock
Ilustrasi

KOMPAS.com - Untuk memisahkan ruang tamu dan ruang makan, Anda dengan mudah meletakkan penyekat. Begitu pula untuk pantry dan kamar tidur. Lalu, apakah di kamar mandi membutuhkan penyekat?

Jawabannya, bisa iya, bisa tidak. Kamar mandi tidak membutuhkan sekat apabila Anda membuatnya berdiri tunggal sebagai tempat mandi basah saja. Kemudian, fungsi toilet dan wastafel berada di tempat terpisah.

Namun, Anda perlu menyekat kamar mandi jika konsepnya adalah kamar mandi kering. Di sini, tidak dijumpai bak berisi tampungan air, melainkan shower atau pancuran, kloset dan wastafel di satu ruang. Sebab, pancuran mengucurkan air ke bawah, maka risiko cipratan air akan membasahi lantai dan daerah sekitarnya. Sementara, kloset dan wastafel tetap dikonsep kering. Basah dan kering ada di satu tempat inilah maka kehadiran penyekat menjadi penting.

Pemakaian kaca sebagai penyekat dapat dipilih untuk menjawab kebutuhan memisahkan area basah dan kering. Kaca juga bersifat transparan, artinya memberikan batasan namun tak mengurangi rasa kesatuan ruangan. 

Sumber :
Berbagai Sumber


Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin

Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?