Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
RUMAH MURAH
Djan Faridz: Kami Sanggup Bikin Rumah Murah Rp 25 Juta!
Natalia Ririh | Latief | Jumat, 10 Februari 2012 | 11:18 WIB
|
Share:
Dok Kemenpera
Menpera Djan Faridz menunjukkan model rumah murah kepada Gubernur Maluku Utara H Thaib Armaiyn.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz menyatakan sanggup membangun rumah murah tipe 36 seharga Rp 25 juta. Komitmen ini ditunjukkan dengan pembangunan tiga model rumah murah di halaman parkir Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) di Jl Raden Fatah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kami sanggup bikin rumah murah Rp 25 juta permanen. Saya ingin buktikan kepada pengembang dengan uang Rp 25 juta kita bisa bangun rumah murah tipe 36 yang layak huni.
-- Djan Faridz

"Kami sanggup bikin rumah murah Rp 25 juta permanen. Saya ingin buktikan kepada pengembang dengan uang Rp 25 juta kita bisa bangun rumah murah tipe 36 yang layak huni," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers Kemenpera, di Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Djan Faridz mengatakan, selama ini sejumlah kalangan pengembang menilai rumah murah tipe 36 sulit diwujudkan. Padahal, lanjut dia, dengan menggunakan bahan-bahan serta teknologi memadai, bangunan tersebut dapat dibangun dengan waktu yang relatif singkat.

"Dulu rumah tipe 27 masih layak, tapi sekarang kebutuhan rumah layak huni semakin meningkat. Kalau sekarang rumah tipe 36 bisa dibangun kenapa kita harus membangun rumah tipe 27," katanya.

Model rumah murah yang tengah dibangun ini terdiri dari dua rumah tipe 36 seharga Rp 25 juta dan satu rumah tipe 45. Pembangunan yang direncanakan selesai pekan depan ini akan menjadi percontohan agar masyarakat luas dapat melihat langsung proses pembangunannya.

Rumah murah yang dijanjikan Menpera ini nantinya memiliki tembok beton dengan beberapa ruangan, yakni ruang keluarga, dua kamar tidur, kamar mandi serta dapur.



Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin

Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?