Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
DINDING
Keramik Dinding Digital? Dicoba Dulu....
Latief | Senin, 6 Februari 2012 | 11:52 WIB
|
Share:
shutterstock
Sedikit berbeda dengan keramik lantai, keramik digital dinding ini dibuat dengan kekuatan lebih rendah sehingga tidak dapat diaplikasikan pada lantai.

KOMPAS.com - Kini, tak hanya kamar mandi dan dapur yang bisa menggunakan keramik pada dindingnya. Teknologi terbaru pun mampu membuat keramik tampil kian menawan untuk diaplikasikan hingga ke ruang-ruang lain di rumah Anda.

Salah satu teknologi tersebut adalah teknik digital printing, yaitu sistem pencetakan dengan tinta khusus dengan teknologi 1000 dpi. Teknologi ini memungkikan keramik tampil dengan beragam motif, seperti batu alam atau bunga, lengkap dengan teksturnya. Hal ini tentu membuatnya semakin menarik diaplikasikan. 

Namun, sedikit berbeda dengan keramik lantai, keramik dinding ini dibuat dengan kekuatan lebih rendah. Alhasil, keramik ini tidak dapat diaplikasikan pada lantai.

Dibandingkan dengan cat atau wallpaper, ubin keramik lebih tahan lama dan mudah dalam perawatannya. Hanya saja, memang, harganya lebih mahal. Keramik dinding biasa berukuran 25 cm x 45 cm misalnya, harganya berkisar Rp 45.000 hingga Rp 90.000 per keping. Sementara untuk "keramik digital" berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 90.000 per lember.

Sumber :
Tabloid Rumah


Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin

Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?