Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Depok Akan Jadi "Hutan Beton", Mirip Sudirman

Kompas.com, 25 Januari 2012, 11:41 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, menyiapkan sepanjang Jalan Margonda Raya untuk dijadikan pusat bisnis dan perkantoran. Keran bagi investor semakin diperluas.

"Kami membuka seluas-luasnya kepada investor untuk menanamkan usahanya," kata Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok, Nunu Heriyana, di Depok, Selasa (24/1/2012) kemarin.

Ia berharap investor menanamkan investasinya di Margonda bukan hanya untuk membangun pusat perbelanjaan atau mal, tetapi juga pusat perkantoran, perdagangan, jasa ataupun apartemen. Dia mengatakan, terutama Jalan Margonda sebagai kawasan bisnis seperti di wilayah Sudirman, Jakarta Pusat.

"Kita harapkan investor bukan konsumtif, karena akan kita jadikan mirip Sudirman, kawasan bisnis," ujar Nunu.

Nunu menambahkan, saat ini saja akan ada tiga apartemen sedang dibangun di Depok, yakni Taman Melati, Margonda Residence, Park View Condominium, Apartemen Saladin Square, dan Hotel Margo City. Selain itu terdapat juga sebuah apartemen yang mengajukan proses perizinan di kawasan Cinere menyangkut masalah aset, fasos fasum perumahan Megapolitan.

Sementara itu, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan pembangunan di Depok akan menuju kota perdagangan dan jasa juga akan menjadi pusat perkantoran dengan berdirinya gedung-gedung bertingkat. Menurut dia, pembangunan apartemen yang kian marak di Kota Depok akan menjadi penggerak berdirinya kawasan perkantoran.

Selama ini pembangunan apartemen telah dilakukan oleh Margonda Residence dan akan dilanjutkan dengan pembangunan apartemen yang akan berdiri lebih dari 20 lantai. Apartemen Taman Melati Margonda yang dilengkapi dengan ruang perkantoran akan berdiri setinggi 24 lantai, akan selesai pembangunannya pada kuartal pertama 2013.

Direktur Utama Adhi Realty, Giri Sudaryono, mengatakan pemilihan lokasi Jalan Margonda karena letaknya yang strategis yaitu sangat dekat dengan pusat kota, stasiun kereta api, fasilitas pendidikan (Universitas Indonesia), rumah sakit, dan lainnya.

"Depok merupakan kota yang pesat pertumbuhannya, saya yakin investasi di sini sangat menguntungkan," ujar Giri.

Bangunan bertingkat

Menurut Giri, ke depan pembangunan properti di Depok akan bergairah seiring dengan akan beroperasinya seksi satu dari ruas tol Cinere-Jagorawi. Investor lainnya yang lebih dulu menanamkan investasi membangun apartemen adalah Cempaka Group dengan membangun Apartemen Margonda Residence III yang terletak di belakang Mal Depok di Jalan Margonda Raya dengan ketinggian 21 lantai.

Direktur Utama Cempaka Group, Teddy Budianto mengatakan bersama Propindo Sedayu pengembang ini membangun hunian dengan konsep mal apartemen, dengan memberikan nuansa baru bagi warga Depok. Ia optimistis dengan tingkat pertumbuhan Kota Depok yang sangat tinggi konsep baru yang diusung di Depok akan disambut baik dengan sasaran kelas menengah dan menengah atas.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau