Jumat, 31 Oktober 2014
TAMAN
Taman Kota Tekan Perilaku Agresif Masyarakat
Penulis : Natalia Ririh | Selasa, 6 Desember 2011 | 12:39 WIB
|
Share:
PURI/KOMPASIANA
Dengan adanya taman di dalam kota Surabaya saat ini berdampak pada menurunnya angka kejahatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan taman-taman kota berperan menekan perilaku agresif masyarakat. Meski belum didukung penelitian, perubahan perilaku ini bisa dirasakan di Surabaya, Jawa Timur.

Berkonsep taman-taman selama 24 jam, kalau Anda berkunjung ke Surabaya itu sekarang berbeda. Sekarang, terasa perubahan temperamen masyarakat.
-- Johan Silas

Demikian diungkapkan Johan Silas, guru besar Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dalam seminar bertajuk Inspiring Green Cities for Sustainable Indonesia Future yang diselenggarakan oleh PT. Philips Indonesia, di Jakarta, Kamis (1/12/2011) lalu.

"Berkonsep taman-taman selama 24 jam, kalau Anda berkunjung ke Surabaya itu sekarang berbeda. Sekarang, terasa perubahan temperamen masyarakat tanpa agresivitas," ujarnya.

Johan menambahkan, dengan adanya taman di dalam kota saat ini berdampak pada menurunnya angka kejahatan.

"Taman di Surabaya kalau malam hari tetap terang dengan konsep pencahayaan yang baik dan indah. Kalau kota terang, maka sifat masyarakatnya tidak agresif," imbuhnya.

Sementara itu, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya, menambahkan bawah kini, dengan konsep taman 24 jam dilengkapi dengan fasilitas hotspot, taman kota benar-benar bermanfaat. Taman bukan hanya untuk mencari udara segar, namun semakin bermanfaat sebagai ruang bersosialisasi masyarakat, tempat belajar, atau kegiatan positif lainnya.

"Tidak ada yang merusak taman meskipun keberadaannya berada di tengah jalan. Taman-taman kami aman, terang, juga indah, bahkan saat malam hari," jelasnya.

Karena konsep taman dan langkah penghijauan ini, tak salah, Surabaya memang pantas menyabet sederet penghargaan seperti Adipura 2011, penghargaan Pengelolaan Taman Terbaik se-Indonesia 2011, ASEAN Environment Suistainable City Award 2011, serta ASEAN Center for Energy Award.


Editor :
Latief