Sabtu, 1 November 2014
RUMAH MURAH
Ini Lho, Contoh Rumah Murah Seharga Rp 25 Juta Per Unit!
Penulis : M.Latief | Jumat, 11 November 2011 | 11:17 WIB
|
Share:
shutterstock
Ilustrasi

MALANG, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi proyek percontohan rumah murah nasional dengan harga sekitar Rp 25 juta per unit. Rumah murah tersebut bertipe 36 dengan luas tanah 72 meter persegi.

Selama ini, banyak pemda dan pengembang mempertanyakan bagaimana bentuk rumah murah itu.
-- Wahyu Hidayat

"Rumah contoh sudah mulai kami bangun tahun ini di kawasan Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Pembangunan rumah contoh tersebut murni didanai APBN," ujar Kepala Perumahan Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Kamis (10/11/2011). 

Pada pertengahan November ini, menurut dia, proses pembangunannya akan ditinjau langsung Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz. Diperkirakan pembangunan rumah contoh itu selesai pertengahan Desember 2011 nanti.

Menurut Wahyu, ada tiga jenis konstruksi yang disiapkan untuk membangun rumah murah ini, yakni konstruksi baja ringan, modifikasi material setempat, serta rekalum atau gabungan kalsibot (fiber semen) dan cor. Bahkan, rumah contoh ini nanti tidak ada yang menggunakan batako.

Wahyu mengatakan, investor yang ingin membangun rumah murah di daerah-daerah lain bisa becermin dari rumah murah nasional di Kepanjen, Kabupaten Malang, ini sesuai dengan kondisi daerahnya. Pembangunan rumah murah yang berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2011 ini masih bisa ditekan harganya karena lahannya disiapkan pemerintah daerah. Selain itu, fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan juga berupa subsidi KPR dari pemerintah.

Sebagai implementasi tahap awal, menurut dia, pihaknya akan membangun 100 unit rumah murah untuk PNS golongan I di kawasan jalur lingkar barat di Kecamatan Ngajum dengan lahan seluas 8,5 hektar.

"Selama ini, banyak pemda dan pengembang mempertanyakan bagaimana bentuk rumah murah itu," ujarnya.

Belum lama ini Bupati Malang Rendra Kresna juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kemenpera untuk rumah murah tersebut.

Sumber :
ANT

Editor :
Latief