Selasa, 23 September 2014
KAMAR ANAK
Monokromatik, Sensasi Warna di Kamar Anak Remaja
Penulis : Natalia Ririh | Kamis, 7 Juli 2011 | 05:41 WIB
|
Share:
RODERICK ADRIAN MOZES/KOMPAS.com
Lihat pemakaian warna monokromatik pada kamar untuk remaja di apartemen contoh 1 Park, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini yang memakai warna primer biru.

KOMPAS.com - Anak yang tengah beranjak remaja kadangkala menginginkan kamarnya terasa berbeda tanpa harus dipenuhi gambar-gambar kartun atau sesuatu yang lucu. Demi membuatnya nyaman dan merasakan perbedaan, cobalah bermain warna di kamar anak dengan paduan warna monokromatik.

Monokromatik merupakan paduan warna dengan warna turunannya. Warna turunan itu adalah warna yang lebih muda (dengan penambahan putih) atau warna yang lebih tua (dengan penambahan hitam).

Untuk mengetahui turunan warna, Anda dapat mencari tahu dengan bantuan roda warna. Ini akan memudahkan Anda mengetahui padu padan pemilihan warna.

Monokromatik sendiri biasanya dipakai bagi yang belum berani memadukan beragam warna. Sebagai contoh, lihat pemakaian warna monokromatik pada kamar di apartemen contoh 1 Park, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini. Kamar anak remaja ini memakai warna primer biru.

Warna biru menggambarkan ketenangan, kedamaian, dan kenyamanan. Namun, jika pemakaian terlalu banyak akan menimbulkan kesan emosional dan egosentris.

Tetapi, meski didominasi warna biru, kamar ini tidak membosankan karena paduan warna monokromatiknya diatur menarik. Untuk kamar "biru" ini, warna monokromatik biru dan turunannya terlihat pada dinding kamar yang dibagi dua, seperempat bagian menggunakan warna biru tua dan tiga perempatnya menggunakan warna biru langit.

Pada bagian belakang lemari pakaian yang dilengkapi lemari gantung, rak, dan kotak-kotak kecil, ditempatkan lampu berwarna biru yang memberi kesan tenang dan elegan. Beruntungnya, tempat tidur di kamar ini multifungsi, karena selain untuk tidur juga bisa digunakan sebagai tempat duduk dan santai.

Bantal-bantal kursi bernuansa biru dan putih di kamar ini bisa dikesampingkan bila anak hendak tidur. Melihat kamar ini, rasanya begitu menenangkan setelah ditunjang tata lampu yang dibuat tidak terlalu terang pada langit-langitnya.


Editor :
Latief