
JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Jakarta Outer Ring Road (JORR) West 2 rencananya dapat dikerjakan mulai Juli mendatang. Namun saat ini, pihak Kementerian Pekerjaan Umum masih mengurus masalah pembebasan tanah. "Masih ada bidang tanah yang belum dibebaskan. Namun pembebasannya hingga saat ini masih terus berjalan baik yang di Jakarta Selatan maupun di Jakarta Barat," kata Ketua Tim Pengadaan Tanah Kementerian PU, Ambardy Effendy ketika dihubungi wartawan, Rabu (15/6/2011).
Targetnya sendiri hingga Juli mendatang tanah yang dibebaskan bisa mencapai 90 persen. Sedangkan sisanya akan dikonsinyasi. Konsinyasi di pengadilan diberlakukan pada status tanah yang belum jelas serta bagi pemilik yang belum cocok dengan harga ganti rugi. "Selain ada yang masih belum sepakat dengan harganya, ada 11 bidang tanah yang sengketa dan 66 bidang tanah di PTUN. Nanti pada Juli semuanya akan kita konsinyasikan," jelas Ambardy.
Berdasarkan target, konsinyasi dapat dilakukan pada April silam. Namun karena masih banyak lahan yang belum dibebaskan maka konsinyasi diundur. Pembangunan JORR ini nantinya akan dibagi menjadi empat seksi. Empat seksi pembangunan JORR W2 yakni seksi pertama Meruya Utara-Meruya Selatan, seksi kedua Meruya Selatan-Joglo, seksi ketiga Joglo-Petukangan Utara, dan seksi keempat Petukangan Selatan-Ulujami.
Saat ini, pembangunan JORR W2 masih dalam tahap tender. JORR W2 akan dibangun sepanjang 7,6 kilometer mulai dari Ulujami, Jakarta Selatan hingga Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Selesainya pembangunan JORR W2 ini bertujuan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota. Dengan adanya JORR W2, angkutan berat bisa melewati tol lingkar luar dan tidak lagi melintasi di jalan tol dalam kota.

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?