Kamis, 24 April 2014
Yuk, Terapkan 10 Langkah Hijau di Kantor
Penulis : Natalia Ririh | Jumat, 6 Mei 2011 | 15:20 WIB
|
Share:
WARDAH FAJRI
Kegiatan memilah sampah agar bisa didaur ulang dan berdaya guna, menjadi aksi konkrit dalam kegiatan kumpul komunitas KumKum.

KOMPAS.com - Ramah kepada lingkungan ternyata tak melulu dengan aksi kampanye yang besar. Memulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat adalah langkah yang kecil namun memberikan kontribusi besar bagi sekeliling Anda.

Cobalah menerapkan hidup hijau di kantor, berikut 10 langkah yang bisa Anda terapkan:

1. Apakah Anda sudah memilah-milah sampah di kantor untuk didaur ulang? Barang yang dapat didaur ulang seperti kertas, botol, dan kaleng. Jika sampah-sampah ini belum didaur ulang, cobalah berbicara dengan manajer kantor Anda. Atau berinisiatif membuat jadwal pekerjaan untuk mengambil sampah daur ulang secara bergantian.

2. Pastikan kantor memakai lampu hemat energi atau LED. Dengan lampu hemat energi ini, pengelola gedung kantor dapat berinvestasi dalam menghemat biaya pemeliharaan. Pencahayaan buatan di tempat kerja menghabiskan 45 persen dari tagihan listrik di gedung kantor Anda. Jangan lupa untuk mematikan lampu bila meninggalkan ruangan selama 10 menit atau lebih.

3. Gunakan sensor pengatur pencahayaan untuk ruang pertemuan kantor juga kamar mandi. Tidak ada alasan untuk lampu menjadi terlalu terang atau terlalu gelap ketika tidak ada orang di dalam ruangan tersebut.

4. Padamkanlah lampu, printer, faks dan komputer jika tidak digunakan. Pastikan anda melepaskan soket listrik dari stop kontak karena dengan tetap menggantung di stop kontak, setidaknya 5 persen dari energi listrik masih terpakai sia-sia.

5. Gunakan komputer laptop daripada komputer desktop, karena monitor laptop menggunakan energi listrik lebih sedikit. Perangkat laptop dipasaran banyak menggunakan sistem Energy Star yang menggunakan hingga 90 persen energi yang lebih sedikit. Pilihlah menu “power saver” pada modus operasionalnya sehingga bila beberapa saat komputer tidak digunakan, mesin dengan otomatis akan istirahat sejenak.

6. Hindari mengkomsumsi air kemasan, menurut penelitian area perkantoran menyumbang presentasi signifikan, terutama untuk keperluan konferensi dan kafetaria.Gunakan air isi ulang dengan menggunakan kemasan yang aman bagi kesehatan dan lingkungan. Kalau perlu gunakanlah filter untuk menyaring air tanah untuk keperluan minum.

7. Pakailah piring dan gelas keramik yang dapat digunakan kembali, ini lebih baik daripada menggunakan bahan-bahan perabot dari plastik ataupun Styrofoam yang sudah terbukti efek bahayanya bagi kesehatan

8. Gunakan produk daur ulang / kertas daur ulang dan produk kantor kantor lainnya. Anda bisa mendapatkan kertas, amplop, folder, post-it-semuanya ada versi daur ulang sekarang. Gunakan kembali potongan-potongan kertas bekas untuk keperluan note kecil. Untuk mencetak dokumen, Anda dapat menggunakan pada kedua sisi kertas. Hindari pencetakan warna jika memungkinkan dan hindari pembelian kertas ber-klorin.

9. Cobalah untuk melakukan konferensi online daripada pergi ke suatu lokasi. Hal ini akan mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu karena mendatangi suatu lokasi.

10. Gunakan segala transaksi melalui email dan website bukan menggunakan kertas. Cobalah untuk mengintegrasikan e-commerce metode dan sistem faktur digital dengan metode komputerisasi di kantor. Ini akan menghemat pengunaan kertas dan tinta.

Selamat Mencoba, Salam Hijau! (Natalia Ririh)

Sumber: gbcindonesia


Editor :
Robert Adhi Kusumaputra