Sabtu, 20 September 2014
Kenaikan Harga Rumah
Harga Besi Naik, Harga Rumah Bakal Naik
Rabu, 2 Februari 2011 | 15:24 WIB
|
Share:

SEMARANG, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah akan meninjau ulang harga rumah terkait dengan kenaikan harga besi.

Harga besi naik sampai 15 persen dari rata-rata. Padahal besi merupakan bahan pokok untuk membangun rumah.
-- Sudjadi

"Harga besi naik sampai 15 persen dari rata-rata. Padahal besi merupakan bahan pokok untuk membangun rumah," kata Ketua DPD REI Jateng, Sudjadi, di Semarang, awal pekan ini.

Sudjadi mengatakan kenaikan harga besi tersebut tidak langsung berdampak langsung terhadap kenaikan harga jual rumah, karena harus dievaluasi terlebih dahulu. "Nanti akan kita evaluasi dan tinjau kembali harga jual rumah dan saat ini belum bisa menentukan," katanya.

Selain itu, lanjut Sudjadi, kenaikan rumah tidak dapat dilakukan secara serta merta karena memerlukan perhitungan teknis. "Kenaikan besi 15 persen tersebut terjadi pada Januari 2011," katanya.

Terkait dengan cuaca ekstrim, Sudjadi menilai tidak memberikan dampak besar, tetapi tetap memiliki pengaruh terhadap waktu penyelesaian pembangunan. "Musim seperti ini, hujan terus menerus tidak terlalu memberi dampak, tetapi tetap saja berpengaruh," katanya.

Sebelumnya Sujadi menambahkan bahwa sejak pertengahan 2010 permintaan masyarakat terhadap rumah jenis kelas menengah tumbuh positif dan diperkirakan akan berlanjut pada 2011.

Ia menjelaskan permintaan masyarakat terhadap rumah kelas menengah seharga Rp100 juta hingga Rp400 juta lebih banyak daripada permintaan terhadap rumah kelas atas seharga Rp400 juta lebih dan rumah kelas kecil seharga Rp50 juta-Rp100 juta.

Prediksi masih tingginya permintaan rumah kelas menengah tersebut akan terealisasi seiring pertumbuhan ekonomi di Jateng yang baik dan harapan suku bunga tidak mengalami kenaikan.

Sumber :

Editor :
R Adhi KSP