Summarecon BekasiJAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri memberikan fasilitas pembiayaan senilai Rp250 miliar kepada PT Summarecon Agung Tbk untuk pengembangan perumahan dan pembangunan infrastruktur kawasan Summarecon Bekasi.
Penandatanganan pemberian fasilitas pembiayaan tersebut dilakukan pada 22 Juni 2010 oleh Executive Vice President Corporate Banking II Bank Mandiri Supriyusman dan Direktur Utama Summarecon Agung Johanes Mardjuki, yang disaksikan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok.
Summarecon Agung berencana membangun kawasan hunian di wilayah Bekasi Barat seluas 240 hektare. Sebelumnya, Summarecon Agung telah mengembangkan kawasan hunian di Kelapa Gading dengan luas mencapai sekitar 500 hektare dan di kawasan Serpong dengan luas 1.500 hektare.
Executive Vice President Corporate Banking II Bank Mandiri Supriyusman, dalam siaran persnya, Rabu, mengatakan pemberian kredit ini merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri dalam pengembangan kawasan hunian untuk memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat. Kredit senilai Rp200 miliar akan digunakan untuk pembangunan flyover dan infrastruktur di proyek Summarecon Bekasi.
Senilai Rp50 miliar lainnya berbentuk kredit modal kerja untuk mendukung operasional perusahaan," kata Supriyusman.
Direktur Utama Summarecon Agung Johanes Mardjuki,mengatakan, pemberian fasilitas kredit ini merupakan wujud hubungan baik yang telah terbina antara Bank Mandiri dengan Summarecon Agung. "Dengan dukungan Bank Mandiri ini diharapkan kinerja Summarecon Agung akan bertambah baik dan meningkat," kata Johanes Mardjuki.
Bank Mandiri sebelumnya menjadi wali amanat bagi penerbitan tiga obligasi Summarecon Agung. Obligasi I berdenominasi rupiah senilai Rp200 miliar diterbitkan tahun 2003 dan telah lunas di tahun 2008.
Obligasi Rupiah kedua diterbitkan pada Juni 2008 dengan nilai Rp100 miliar dan akan jatuh tempo pada 25 Juni 2013. Selanjutnya, Bank Mandiri juga menjadi wali amanat bagi penerbitan Sukuk Ijarah I pada Juni 2008 dengan nilai Rp 200 miliar dan akan jatuh tempo pada 25 Juni 2013.
Atas pemberian kredit tersebut, maka untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Pasar Modal, wali amanat obligasi Summmarecon Agung telah dialihkan ke Bank Rakyat Indonesia pada 10 Juni 2010 setelah dilakukan Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (RUPSI) dan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) Summarecon.
Bank Mandiri mendukung pengembangan hunian di Indonesia dengan menyalurkan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan pengembang yang memiliki nama baik, salah satunya yaitu Summarecon Agung.
Selain dukungan berupa pembiayaan, Bank Mandiri juga menjajaki untuk mendukung pengembangan proyek-proyek Summarecon Group melalui pemberian fasilitas KPR sebagai perwujudan dari program aliansi bisnis.
Saat ini selain dengan Summarecon Agung, Bank Mandiri juga telah menjalin kerjasama dengan perusahaan pengembang hunian lainnya seperti Ciputra Group, Pembangunan Jaya Group, Agung Podomoro Group, dan lain-lain.
Bank Mandiri sampai triwulan pertama tahun 2010 telah menyalurkan pembiayaan untuk pengembangan hunian senilai Rp1,8 triliun, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2009 yang tercatat Rp1,1 triliun.

Pakai Gipsum, Ruangan Jadi Lebih Dingin
Dengan daya hantar panas yang kecil aplikasi gipsum menjadikan ruangan lebih dingin serta tahan terhadap api. Apalagi keunggulannya?